Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waspada! Modus Tawaran Bikin Konten Iklan TikTok ke Anak-anak, Ternyata Penipuan

📅 Senin, 07 Sep 2026, 05:37 WIB | Oleh:
Waspada! Modus Tawaran Bikin Konten Iklan TikTok ke Anak-anak, Ternyata Penipuan Doc: ANTARA/Pexels/Tima Miroshnichenko
Ket. Ilustrasi seorang pelaku penipuan digital.

JAKARTA - Polisi menyelidiki dugaan penipuan terhadap anak-anak komunitas sepeda di kawasan Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat yang dilakukan dengan modus menawarkan pembuatan konten iklan parfum untuk aplikasi TikTok.

"Terkait laporan masyarakat adanya tindakan penipuan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal kepada anak-anak komunitas sepeda," kata Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (6/9).

Berdasarkan laporan yang diterima polisi, pelaku yang merupakan orang tidak dikenal mendatangi anak-anak komunitas sepeda dengan menawarkan pembuatan konten iklan parfum yang disebut akan ditayangkan melalui aplikasi TikTok.

Pelaku kemudian menjanjikan imbalan sebesar Rp100 ribu kepada setiap anak yang mengikuti pembuatan konten tersebut.

Namun, dalam kejadian itu pelaku diduga membawa kabur dua telepon seluler (HP) milik anak-anak komunitas tersebut.

Selain membawa dua HP, pelaku juga diduga membawa salah seorang anak dengan kendaraan sebelum kemudian menurunkannya di kawasan Pasar Rumput, Manggarai.

Dhimas menyampaikan, petugas kemudian melakukan pengecekan CCTV di lokasi yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut

Dhimas menyampaikan, anggota Opsnal Reskrim Polsek Metro Tanah Abang telah melakukan pengecekan kamera pengawas (CCTV) di sebuah restoran di Jalan Plaju Nomor 5, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk mencari petunjuk mengenai pelaku maupun kronologi peristiwa.

Namun demikian, berdasarkan pemeriksaan bersama karyawan bagian teknologi informasi (IT) restoran, rekaman CCTV belum dapat diakses karena mengalami gangguan pada sistem dan terkendala kode sandi.

"Ternyata mengalami gangguan dengan kode password dan tidak bisa dibuka," ujar Kapolsek.

Dhimas menjelaskan, polisi selanjutnya menghubungi salah satu korban bernama Amar untuk membuat laporan polisi guna menindaklanjuti dugaan penipuan tersebut.

Selain itu, petugas melakukan penyelidikan terhadap pelaku serta berencana meminta keterangan dari korban lainnya, yakni Kenzi, di kediamannya.

Petugas juga berencana mengambil rekaman CCTV dari kawasan MRT untuk menelusuri perjalanan pelaku setelah meninggalkan lokasi kejadian.

Polisi turut menyiapkan laporan polisi model A sebagai bagian dari proses penanganan dan penyelidikan lebih lanjut terhadap dugaan tindak pidana tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Belanda Tumbangkan Serbia 2...
Nasional
HUT Ke-81 TNI Digelar Seder...
Advertisement
India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

India Utara Direndam Banjir Besar, 56 Orang Tewas

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.