Alcaraz Selamatkan Tim Eropa dari Tekanan

Senin, 28 Sep 2026, 06:22 WIB

LONDON - Petenis Spanyol Carlos Alcaraz menunjukkan bahwa ketenangan menjadi salah satu senjata terpenting dalam pertandingan besar. Dua kali berada di ambang kekalahan, petenis Spanyol itu justru bangkit untuk menundukkan Taylor Fritz dalam laga dramatis Laver Cup, sekaligus menjaga Tim Eropa tetap memegang kendali atas persaingan dengan Tim Dunia.

Alcaraz menang 6-3, 4-6, 13-11 dalam pertandingan yang berlangsung ketat hingga poin terakhir. Di match tie-break, petenis berusia 23 tahun itu dua kali menghadapi match point. Fritz memiliki peluang menang di kedudukan 10-9 dan 11-10, tetapi Alcaraz menolak menyerah.

Ket. Foto: Carlos Alcaraz dari Spanyol (Tim Eropa) mengembalikan bola saat menghadapi Taylor Fritz dari Amerika Serikat (Tim Dunia) dalam pertandingan tunggal putra Laver Cup 2026 di O2 Arena, London, pada 26 September 2026. — Sumber: Henry NICHOLLS / AFP

Ace menyelamatkan peluang pertama. Drop shot kemudian menggagalkan kesempatan kedua Fritz. Pada match point ketiganya, Alcaraz kembali menggunakan drop shot untuk mengakhiri perlawanan petenis Amerika tersebut.

Kemenangan ini memiliki arti khusus. Tahun lalu, Fritz mengalahkan Alcaraz di Laver Cup ketika Tim Dunia merebut gelar di San Francisco. Kali ini, Alcaraz membalikkan keadaan sekaligus mengakhiri penantian kemenangan atas petenis sepuluh besar sejak final Australian Open.

“Saya sedikit memikirkan kejadian tahun lalu. Saya berusaha agar hal itu tidak terulang. Saya sedikit gugup pada awal pertandingan, tetapi sangat senang bisa mengambil kemenangan pada akhirnya,” ujar Alcaraz.

Jalannya persaingan sempat menguntungkan Tim Dunia Learner Tien membuka hari dengan kemenangan atas Flavio Cobolli 6-3, 2-6, 10-7. Petenis Amerika Serikat itu tampil berani di depan net dan kemudian mengubah pola permainan dengan lebih banyak menyerang dari garis belakang di match tie-break.

Hasil tersebut membuat Tim Dunia membalikkan keunggulan awal Tim Eropa menjadi 5-3. Momentum semakin kuat setelah Alex de Minaur menaklukkan Alexander Zverev 2-6, 7-6 (5), 11-9.

Zverev tampil meyakinkan pada set pertama dengan pukulan forehand keras yang beberapa kali membuat De Minaur kesulitan. Namun, ketika unggul 5-4 dan melakukan servis untuk merebut set kedua, dua double fault membuka celah bagi petenis Australia itu untuk bangkit. ben/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.