Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penutupan Bandara Radin Inten II diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 15:42 WIB | Oleh:
Penutupan Bandara Radin Inten II diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB Doc: ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi
Ket. Ilustrasi - Suasana Bandara Radin Inten II Lampung.

JAKARTA - Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia menyatakan penutupan ruang udara Bandara Radin Inten II diperpanjang hingga pukul 18.00 WIB akibat dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda.

Setelah memperpanjang penutupan ruang Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga pukul 17.30 WIB, AirNav Indonesia kembali memperbarui informasi aeronautika terkait dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau terhadap operasional Bandara Radin Inten II (WILL) di Provinsi Lampung.

"Berdasarkan NOTAM B1126/26 (NOTAMR B1125/26), ruang udara Bandara Radin Inten II harus mengalami perpanjangan waktu penutupan, mulai pukul 14.07 WIB pada 6 September 2026, dengan estimasi dibuka kembali pada pukul 18.00 WIB," kata EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia Hermana Soegijantoro dalam keterangan resmi di Jakarta, Minggu.

Selain Radin Inten II, Bandara Budiarto (WIRR) juga masih berstatus closed berdasarkan NOTAM C1089/26 (NOTAMR C1079/26), dengan estimasi dibuka kembali pukul 17.30 WIB.

Sementara Bandara Pondok Cabe (WIHP) masih berstatus closed berdasarkan NOTAM C1090/26 (NOTAMR C1080/26), dengan estimasi dibuka kembali pukul 16.00 WIB.

AirNav Indonesia melalui Indonesia Network Management Center (INMC) terus memantau perkembangan kondisi ruang udara dan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Pembaruan informasi aeronautika dilakukan sesuai perkembangan kondisi untuk mendukung keselamatan penerbangan.

AirNav Indonesia juga terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan penerbangan untuk memastikan informasi terkait kondisi ruang udara dan pelayanan navigasi penerbangan tersampaikan secara tepat waktu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

Kerugian Sangat Besar , Peluang Medali Emas dari Juara Olimpiane Musnah karena Rizki Juniansyah Dilarang Bertanding

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.