Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Netizen Keluhkan Abu Vulkanik yang Mengotori Sejumlah Layanan Publik di Jakarta

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 17:50 WIB | Oleh:
Netizen Keluhkan Abu Vulkanik yang Mengotori Sejumlah Layanan Publik di Jakarta Doc: Dokumentasi Transjakarta

JAKARTA - Sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah Jakarta dikeluhkan warga karena turut mengotori fasilitas transportasi umum dan kendaraan. Kondisi tersebut terlihat dari sejumlah unggahan warganet yang memperlihatkan permukaan halte Transjakarta hingga area stasiun MRT dipenuhi material menyerupai debu.

Salah satu laporan dibagikan melalui akun Instagram @jktinfo, Minggu (6/9). Dalam unggahan tersebut, warga memperlihatkan kondisi sejumlah fasilitas publik yang tampak lebih berdebu setelah abu vulkanik menyebar di wilayah Jakarta.

Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Halte Transjakarta Cawang UKI. “Belum pernah lihat lantai halte sekotor dan sedebu ini, apakah ini kah abu vulkanik Anak Gunung Krakatau?” tulis netizen.

Keluhan netizen juga datang dari warga yang menemukan lapisan abu menempel pada kendaraan mereka. Salah satu unggahan memperlihatkan kaca mobil yang tampak dipenuhi debu.

“Udah sampe Condet abunya,” tulis seorang netizen lainnya. Warganet lainnya menyebut abu vulkanik juga terlihat di sejumlah bagian rumah, seperti teras, balkon, hingga rooftop.

“Semalam masih kinclong, pagi-pagi debuan kayak abis road trip seminggu. Teras, balkon, sampai rooftop juga debuan. Imbas abu vulkanik Anak Krakatau,” kata netizen yang lain.

Kondisi berdebu juga dilaporkan terjadi di Stasiun MRT Haji Nawi. Seorang netizen mengingatkan masyarakat yang masih harus melakukan aktivitas di luar rumah agar memperhatikan perlindungan diri.

“Jangan lupa keluar rumah pakai masker. Abu vulkanik ke mana-mana,” ucap netizen lainnya.

Keluhan warga tersebut muncul di tengah laporan mengenai sebaran abu vulkanik yang mencapai sejumlah wilayah Jakarta. Masyarakat membagikan kondisi fasilitas publik yang terdampak melalui media sosial sebagai bentuk informasi mengenai situasi yang mereka temui.

Sementara itu, PT MRT Jakarta (Perseroda) menyatakan layanan MRT Jakarta tetap beroperasi normal di tengah kondisi abu vulkanik. MRT Jakarta juga mengimbau pelanggan menggunakan masker, khususnya saat berada di area yang terdampak abu vulkanik, serta tetap berhati-hati. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Olahraga
Laga Penuh Kejutan, Bayern ...

Kabar Terbaru, Ayu Ting Ting Rencanakan Album Baru di 2027

42 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Rona
Kabar Terbaru, Ayu Ting Tin...
Advertisement
'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

'Dark Tourism' di Tiongkok Makin Populer, Turis Rela Diterjang Banjir dan Topan Buatan

18 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.