Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRD Sampang Sarankan Pemkab Gunakan BTT untuk Perbaiki Sekolah Rusak

📅 Minggu, 06 Sep 2026, 21:17 WIB | Oleh:
DPRD Sampang Sarankan Pemkab Gunakan BTT untuk Perbaiki Sekolah Rusak Doc: ANTARA/ HO-Disdik Sampang
Ket. Salah satu sekolah rusak di Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

SAMPANG -- DPRD Kabupaten Sampang, Jawa Timur menyarankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggunakan dana cadangan BTT (Belanja Tidak Terduga) untuk memperbaiki sejumlah sekolah rusak di wilayah itu.

"Ini penting kami sampaikan, karena kalau perbaikan menunggu ketersediaan anggaran, maka keberlangsungan belajar mengajar tidak berjalan dengan baik," kata juru bicara DPRD Sampang Alan Kaisan di Sampang, Jawa Timur, Minggu.

Ia menjelaskan, sesuai dengan hasil pemantauan langsung yang dilakukan lembaga legislatif itu, sejumlah sekolah di kabupaten itu banyak yang rusak.

Selain karena memang telah lapuk dimakan usia, sebagian di antaranya juga karena tertimpa musibah bencana alam saat musim angin kencang dan hujan deras dan hingga kini belum diperbaiki.

"Berdasarkan data pokok pendidikan (Dapodik) yang disampaikan Dinas Pendidikan Sampang dalam serap informasi dengan DPRD Sampang sedikitnya ada sebanyak 464 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sampang ini yang tercatat mengalami kerusakan," katanya.

Terbaru, sambung dia, terjadi SDN Muktesareh II, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang.

Menurut Alan, atap sekolah itu ambruk pada 5 Agustus 2026. Sebanyak tiga ruang kelas rusak, sehingga kegiatan belajar mengajar terpaksa dilakukan di ruang guru dan ruang perpustakaan sekolah itu.

"Karena itu, langkah cepat perlu dilakukan. Saran kami di DPRD Sampang agar pemkab hendaknya menggunakan dana BTT," katanya.

Terkait usulan DPRD Sampang itu, Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Yusuf menyatakan, akan mengkonsultasikan dengan pimpinan dan inspektorat Pemkab Sampang.

"Kami memang sangat berkepentingan, semua sekolah rusak, terutama yang sangat parah bisa segera diperbaiki. Kalau menggunakan BTT memang diperbolehkan dari sisi ketentuan perundang-undangan, maka itu akan lebih terhadap keberlangsungan kegiatan belajar mengajar siswa," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

Hati-hati! Pengguna iPhone 18, Waspada Kaspersky Deteksi Modus Penipuan Situs Palsu Kuras Rekening

27 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.