Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penerbangan Kualanamu Kembali Normal Pascaerupsi Sinabung

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 06:08 WIB | Oleh:
Penerbangan Kualanamu Kembali Normal Pascaerupsi Sinabung Doc: antara foto
Ket. Pengecekan kondisi di Bandara Kualanamu, Sumut.

KUALANAMU - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah memastikan operasional penerbangan Bandara Internasional Kualanamu kembali berjalan normal usai erupsi Gunung Sinabung Provinsi Sumatera Utara, seiring tidak ditemukan abu vulkanik di bandara tersebut.

"Operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Kualanamu berjalan normal," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Lukman F. Laisa dalam keterangan terkonfirmasi dari Baubau, Sulawesi Tenggara, pada Kamis (3/9).

Dia menyampaikan hasil pemantauan pada Rabu (2/9) pukul 16.00 WIB, tidak terdeteksi adanya abu vulkanik di Bandar Udara Internasional Kualanamu. Hal itu dibuktikan dengan tidak ditemukan abu vulkanik pada kertas uji.

"Pemantauan abu vulkanik menggunakan paper test dilaksanakan di Bandar Udara Internasional Kualanamu pada pukul 08.00 hingga 16.00 WIB," ujar Lukman.

Meski begitu, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Kementerian Perhubungan terus melakukan pemantauan dan koordinasi terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung serta potensi dampak sebaran abu vulkanik terhadap operasional penerbangan, khususnya di Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Lukman menjelaskan berdasarkan SIGMET (Significant Meteorological Information) yang bersumber dari Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin, pada tanggal 2 September 2026 terpantau aktivitas erupsi Gunung Sinabung dengan sebaran awan abu vulkanik yang teramati hingga ketinggian 14.000 kaki.

"Bergerak ke arah barat daya dengan kecepatan sekitar 5 knot, dengan intensitas yang diprakirakan tetap atau tidak mengalami perubahan signifikan," jelasnya.

Informasi SIGMET tersebut berlaku pada pukul 12.00 hingga 18.00 WIB tanggal 2 September 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam pemantauan keselamatan penerbangan, khususnya terhadap kemungkinan perubahan arah dan kecepatan angin yang dapat mempengaruhi pola pergerakan abu vulkanik serta berpotensi berdampak terhadap jalur penerbangan.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara memperoleh informasi perkembangan aktivitas gunung berapi antara lain dari VAAC Darwin dan Forecaster Stasiun Meteorologi yang selanjutnya menjadi bahan dalam koordinasi dan pengambilan langkah mitigasi bersama penyelenggara bandar udara, maskapai penerbangan, serta pemangku kepentingan terkait.

Berdasarkan hasil pemantauan, pada tanggal 1 September 2026 terdeteksi adanya abu vulkanik tipis pada area parkir pesawat di Bandar Udara Internasional Kualanamu.

Sebagai langkah antisipasi operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional Kualanamu sempat dilakukan penutupan pada hari Selasa (1/9) berdasarkan NOTAM A3250/26.

Operasional bandar udara kembali dibuka berdasarkan NOTAM A3254/26 NOTAM A3251/26, dengan tetap memperhatikan hasil pemeriksaan kondisi aerodrome dan perkembangan informasi abu vulkanik.

Dampak dari penutupan Bandar Udara pada Selasa, (1/9) yakni terdapat 45 penerbangan yang mengalami pembatalan penerbangan dan 6 penerbangan mengalami penjadwalan ulang.

“Keselamatan penerbangan tetap menjadi prioritas utama. Setiap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung dan pergerakan abu vulkaniknya terus kami pantau secara berkala," tegas Lukman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Indonesia vs Singapura di G...

Ahmad Dilantik sebagai Ketua KNKT Masa Jabatan 2026-2030

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Ahmad Dilantik sebagai Ketu...
Luar Negeri
Indonesia Tandatangani Konv...

Karhutla Gunung Rinjani Capai 589 Hektare

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Karhutla Gunung Rinjani Cap...
Megapolitan
Warga Harus Diutamakan Mend...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.