Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Badung Matangkan Sistem Presensi Berbasis Wajah via ASN Digital

8 Jumat, 04 Sep 2026, 05:58 WIB | Oleh:
Pemkab Badung Matangkan Sistem Presensi Berbasis Wajah via ASN Digital Pemkab Badung Matangkan Sistem Presensi Berbasis Wajah via ASN Digital Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung Ketut Gede Arta di Mangupura, Kamis (3/9).

BADUNG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung, Bali, terus mematangkan rencana penerapan sistem presensi berbasis pengenalan wajah bagi aparatur sipil negara melalui aplikasi ASN Digital.

“Berdasarkan rencana dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Badung, penggunaan teknologi pengenalan wajah akan menjadi sistem utama mulai Januari 2027,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Badung Ketut Gede Arta di Mangupura, Kamis (3/9).

Ia mengatakan sistem presensi wajah tersebut pada dasarnya merupakan pengembangan dari teknologi yang sudah berjalan sebelumnya. 

Selain menentukan lokasi pengguna, sistem baru menambahkan mekanisme verifikasi wajah dan gerakan untuk memastikan kehadiran ASN.

Pengembangan sistem itu dilakukan secara bertahap untuk memastikan keandalan aplikasi di setiap platform sebelum diterapkan secara menyeluruh.

“Saat ini apabila menggunakan wajah harus ditingkatkan. Koordinatnya sudah ada, sama seperti yang di SIKAP. Saat ini masih mengandalkan sistem ganda selama masa peralihan," kata dia.

Gede Arta mengungkapkan saat ini aplikasi presensi berbasis wajah tersebut belum bisa digunakan oleh ASN pemilik Phone dan baru tersedia untuk perangkat dengan sistem operasi Android.

“Namun kami memastikan ASN pengguna iOS masih dapat menggunakan aplikasi lama, yakni SIKAP Badung, selama masa transisi. Saat ini Android sudah," kata dia.

Ia menambahkan untuk sistem operasi iOS pengembangan aplikasi pada dasarnya telah rampung dan saat ini sedang dalam tahap verifikasi di pihak Apple. 

Pihaknya optimistis seluruh proses integrasi termasuk persetujuan versi iOS akan tuntas jauh sebelum sistem baru diberlakukan secara total dan dapat memenuhi target migrasi penuh pada awal 2027.

“Sembari menunggu proses persetujuan di App Store selesai, ASN pengguna iPhone dipastikan tidak mengalami kendala karena layanan presensi tetap berjalan normal melalui aplikasi SIKAP Badung yang dapat diakses baik di Android maupun iOS,” pungkas Gede Arta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa M5,7 Mengguncang Jepa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.