Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pascakebakaran, Kemenpar Siapkan Skema Rekonstruksi Desa Adat Sade di Lombok

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pascakebakaran, Kemenpar Siapkan Skema Rekonstruksi Desa Adat Sade di Lombok Doc: ANTARA
Ket. Warga membersihkan puing sisa kebakaran rumah di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Senin (24/8/2026).

JAKARTA - Kementerian Pariwisata menyiapkan skema rekonstruksi Kampung Adat Sade di Nusa Tenggara Barat (NTB) pasca-kebakaran pada Sabtu (22/8) lalu.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengatakan pihaknya bersama Poltekpar dan pemerintah daerah berkoordinasi melakuka upaya pemulihan dan membangun kembali Kampung Adat Sade.

"Kami dari Kementerian Pariwisata bersama Poltekpar juga membantu, kami akan rapatkan dengan Pemda tentang bagaimana memulihkan kembali dan membangun kembali dan tentu sama-sama melibatkan masyarakat," kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangan resmi yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (4/9).

Widiyanti menyampaikan pemulihan itu akan berfokus pada penyusunan masterplan rekonstruksi yang menyeluruh, tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat lokal.

Guna menyelaraskan langkah, Widiyanti menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Politeknik Pariwisata Lombok, serta para pemangku kepentingan ekosistem pariwisata. Rapat tersebut merumuskan empat langkah utama dalam rencana jangka panjang rekonstruksi Desa Adat Sade.

Langkah pertama diawali dengan pembentukan tim kerja lintas sektor yang melibatkan kementerian/lembaga pemerintah pusat, pemerintah daerah, mitra, serta masyarakat adat.

Tim ini bertugas melakukan pendataan terperinci terhadap masyarakat dan pekerja terdampak agar penyaluran bantuan dapat dilakukan secara terarah dan tepat sasaran.

Selanjutnya, pemerintah merencanakan pembukaan akun donasi satu pintu guna mempermudah pengumpulan dana rekonstruksi desa. Langkah ini juga diimbangi dengan upaya pemenuhan pasokan bahan baku bangunan tradisional yang menjadi tantangan utama masyarakat adat dalam memulihkan hunian mereka.

Langkah ketiga difokuskan pada penyusunan masterplan rekonstruksi yang disusun bersama para pemangku kepentingan dan masyarakat adat agar tetap mempertahankan karakter serta identitas keaslian Desa Sade.

Masterplan ini dilengkapi dengan sistem Proteksi Kebakaran Terintegrasi, seperti penyediaan titik-titik APAR komunal yang didesain menyatu dengan estetika desa, pembuatan embung air darurat, serta penataan infrastruktur dasar seperti sanitasi dan pengelolaan sampah.

Ia menegaskan bahwa rumah adat di Sade memiliki nilai historis yang tinggi serta menjadi tumpuan mata pencaharian warga, sehingga pemerintah bersama pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan pembangunan rumah layak tinggal bagi masyarakat adat Sade.

Widiyanti juga meminta agar proses pemulihan harus dilakukan secara menyeluruh dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama.

Selanjutnya, ia berharap seluruh rangkaian masterplan rekonstruksi ini dapat menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi desa-desa adat lainnya dalam memperkuat mitigasi risiko dan keselamatan tanpa menghilangkan nilai-nilai tradisi.

Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan empati mendalam kepada masyarakat terdampak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.