Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

MagangHub Jadi Jembatan Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 09:00 WIB | Oleh:
MagangHub Jadi Jembatan Fresh Graduate Memasuki Dunia Kerja Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cris Kuntadi, meninjau pelaksanaan Program Pemagangan Nasional (MagangHub) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, Kamis (03/09/2026). Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi program pemagangan dan ekosistem layanan ketenagakerjaan SIAPkerja.

Pelaksanaan MagangHub di Lapas Sukamiskin diikuti oleh 16 peserta. Selain kepada peserta MagangHub Lapas Sukamiskin, sosialisasi juga diberikan kepada peserta MagangHub dari Lapas Banceuy (16 peserta), Lapas kelas 2 Perempuan (17 peserta), dan Lapas Kelas 2 Narkotika (16 peserta).

Kepada peserta MagangHub, Cris menyampaikan bahwa program pemagangan menjadi salah satu sarana penting bagi lulusan baru untuk menjembatani pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. 

"Melalui pengalaman langsung di tempat kerja, peserta dapat memahami proses kerja sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri," kata Cris.

Cris menjelaskan, melalui MagangHub, peserta tidak hanya mendapat kesempatan untuk mempraktikkan kompetensi, tetapi juga membangun kemampuan beradaptasi, bekerja dalam tim, berkomunikasi, serta memahami budaya dan disiplin kerja.
"Jadi melalui MagangHub, Kemnaker berupaya memperluas akses kesempatan pemagangan bagi lulusan baru agar semakin banyak pencari kerja memiliki pengalaman sebelum memasuki dunia kerja secara penuh," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Cris juga menyosialisasikan SIAPkerja kepada peserta. SIAPkerja merupakan ekosistem layanan ketenagakerjaan yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh akses terhadap berbagai layanan, mulai dari pelatihan dan sertifikasi hingga informasi dan kesempatan kerja.

Pemanfaatan SIAPkerja diharapkan dapat membantu peserta melanjutkan proses pengembangan dirinya setelah mengikuti pemagangan. 

"Dengan demikian, pengalaman selama pemagangan dapat menjadi bagian dari perjalanan yang lebih panjang menuju kesiapan dan kemandirian dalam memasuki pasar kerja," katanya.

Cris menambahkan, Kemnaker juga terus mendorong agar program ketenagakerjaan tidak berhenti pada peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh pengalaman kerja dan terhubung dengan kesempatan kerja.

"Karena penguasaan kompetensi perlu disertai pengalaman, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman terhadap lingkungan kerja agar lulusan lebih siap menghadapi dinamika pasar kerja," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Toko-toko di Bordeaux bersi...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.