Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kekeringan Mengancam! Sulut Siapkan Tanaman Khusus yang Tahan Cuaca Ekstrem

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 05:39 WIB | Oleh:
Kekeringan Mengancam! Sulut Siapkan Tanaman Khusus yang Tahan Cuaca Ekstrem Doc: Antara foto
Ket. Tanaman jagung yang tak sempat dipanen petani karena gagal panen akibat kekeringan, di Kelurahan Buha, Kota Manado, Kamis (3/9).

MANADO - Dinas Pertanian Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menyiapkan tanaman tahan kekeringan untuk petani dalam menghadapi fenomena El Nino ekstrem yang melanda daerah tersebut sejak Mei hingga Agustus 2026.

"El Nino ekstrem di Sulut sejak akhir Mei hingga Agustus 2026 memicu kekeringan dan berdampak pada lingkungan, kesehatan, pertanian, serta ekonomi," kata Kepala Dinas Pertanian Sulut Wilhelmina Nova Pangemanan, di Manado, Kamis.

Dia mengatakan sesuai arahan Gubernur Sulut Yulius Selvanus meminta pemetaan wilayah rawan, pengelolaan air, percepatan tanam, dan penggunaan tanaman dengan varietas tahan kekeringan.

Sehingga, katanya, pemetaan wilayah yang rawan kekeringan sangat penting dilakukan, sehingga pemerintah dapat menentukan langkah penanganan secara lebih cepat dan tepat.

Nova menjelaskan pemerintah akan menyiapkan tanaman dengan varietas tahan kekeringan, sesuai dengan permintaan petani.

"Kami akan siapkan tanaman sesuai dengan permintaan para petani di Sulut yang mungkin sesuai dengan lahan yang mereka miliki," katanya.

Seperti padi gogo adalah jenis padi khusus yang dirancang untuk tumbuh di lahan kering atau tegalan tanpa memerlukan genangan air.

Gubernur Sulut mengatakan sektor pertanian menjadi salah satu yang paling terdampak dari El Nino ekstrem saat ini.

Minim pasokan air untuk irigasi dapat mengganggu pertumbuhan tanaman bahkan berisiko menyebabkan gagal panen.

Yulius mengatakan langkah antisipasi harus segera dilakukan, terutama di wilayah yang memiliki potensi mengalami kekeringan panjang.

"Melakukan pemetaan wilayah, mengoptimalkan pengelolaan air, melakukan percepatan tanam dengan menggunakan varietas tahan kekeringan, mengatur pola tanam, serta meningkatkan koordinasi dan sinergi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Menko PM Dorong Perumahan Jadi Ekosistem Ekonomi

23 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menko PM Dorong Perumahan J...
Advertisement
Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

Menko Perekonomian: Pekerja dengan Gaji Setara UMP Bakal Bebas Pajak

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.