Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dorong Produktivitas, Pemkot Solok Terapkan Pertanian Modern

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 05:37 WIB | Oleh:
Dorong Produktivitas, Pemkot Solok Terapkan Pertanian Modern Doc: antara foto
Ket. Wali Kota (Wako) Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Kamis, mengatakan penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System.

SOLOK - Pemerintah Kota (Pemkot) Solok, Sumatera Barat (Sumbar), menerapkan sistem pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi budi daya, sekaligus memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian serta kesejahteraan petani setempat.

Wali Kota (Wako) Solok Ramadhani Kirana Putra di Solok, Kamis, mengatakan penerapan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) menjadi salah satu langkah untuk memperkuat produktivitas sektor pertanian melalui pemanfaatan teknologi.

Penerapan PM AAS tersebut dilakukan oleh Balai Penerapan Modernisasi Pertanian Sumatera Barat di hamparan sawah Kota Solok.

Sistem pertanian modern tersebut mengedepankan pemanfaatan teknologi dalam proses budidaya dengan tujuan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya serta memperoleh hasil produksi yang lebih optimal.

Ia mengatakan penerapan teknologi tidak hanya perlu dilihat dari sisi penggunaan alat dan mesin pertanian, tetapi juga dari kemampuan petani dalam mengoperasikan dan memanfaatkannya secara tepat.

Karena itu, peningkatan kapasitas petani menjadi bagian penting agar teknologi yang diterapkan dapat digunakan secara berkelanjutan dan memberikan dampak terhadap peningkatan pendapatan. 

Penggunaan teknologi dalam kegiatan pertanian perlu terus dikembangkan karena dapat membantu petani melakukan pekerjaan secara lebih efektif sekaligus meningkatkan hasil produksi, lanjutnya.  

Ia menyampaikan penerapan pertanian modern juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga sektor pertanian tetap menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat Kota Solok. 

Dia menilai perkembangan teknologi memberikan peluang bagi petani untuk mengurangi ketergantungan terhadap cara kerja konvensional yang membutuhkan lebih banyak tenaga dan waktu.

"Kolaborasi dan inovasi perlu terus diperkuat agar modernisasi pertanian benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani," kata dia.

Ia mengatakan pemerintah daerah akan terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah pusat, lembaga teknis, dan pihak terkait lainnya dalam mengembangkan inovasi pertanian yang sesuai dengan kebutuhan petani.

Pemkot Solok juga berharap penerapan pertanian modern dapat memperkuat daya saing produksi pertanian daerah sekaligus mendorong generasi muda melihat sektor pertanian sebagai bidang yang memiliki prospek ekonomi.

Dengan semakin luasnya penerapan teknologi, pemerintah daerah menargetkan produktivitas pertanian dapat meningkat tanpa mengabaikan efisiensi biaya dan keberlanjutan kegiatan budidaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Megapolitan
Indonesia vs Singapura di G...

Ahmad Dilantik sebagai Ketua KNKT Masa Jabatan 2026-2030

40 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Ahmad Dilantik sebagai Ketu...
Luar Negeri
Indonesia Tandatangani Konv...

Karhutla Gunung Rinjani Capai 589 Hektare

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Karhutla Gunung Rinjani Cap...
Megapolitan
Warga Harus Diutamakan Mend...
Advertisement
Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

Asian Games Jepang Disorot: Akomodasi Kacau, Transportasi Dikeluhkan Kontingen

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.