Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bahaya Mengintai! Kualitas Udara Palembang Memburuk, Tembus Level Tertinggi Sangat Tidak Sehat

📅 Jumat, 04 Sep 2026, 04:35 WIB | Oleh:
Bahaya Mengintai! Kualitas Udara Palembang Memburuk, Tembus Level Tertinggi Sangat Tidak Sehat Doc: Antara foto/HO BMKG
Ket. Tangkapan layar grafik kualitas udara di Kota Palembang yang masuk kategori sangat tidak sehat pada Kamis (3/9).

PALEMBANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan kualitas udara di Kota Palembang, Sumatera Selatan berada di level tertinggi sangat tidak sehat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah di Sumsel.

"Kualitas udara di Kota Palembang pada Kamis (3/9) pukul 03.00 WIB pada level sangat tidak sehat," kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumsel, Wandayantolis di Palembang, Kamis.

Dia menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan Stasiun PM2.5 Musi 2 Palembang, kualitas udara hingga pagi hari masuk kategori sangat tidak sehat akibat kabut asap.

Wandayantolis menjelaskan, Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2,5 µm (mikrometer).

Pengukuran konsentrasi PM2.5 menggunakan metode penyinaran sinar beta (Beta Attenuation Monitoring) dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Data BMKG menunjukkan konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 di Stasiun Musi 2 Palembang diangka tertinggi mencapai 235,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³) yang masuk kategori sangat tidak sehat.

Kondisi tersebut salah satunya dipengaruhi oleh adanya asap karhutla yang terjadi di beberapa wilayah di Sumsel yang terbawa masuk ke Kota Palembang.

"Namun, hingga siang tadi sudah turun ke 68,6 ug/m³," ungkapnya.

Terkait hal tersebut, Wandayantolis mengimbau masyarakat untuk membatasi ke luar ruangan, terutama bagi warga yang memiliki gangguan pernapasan.

"Jika terpaksa harus ke luar rumah, baiknya melindungi diri dengan masker dan kacamata," pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Ekonomi
BI Tangkap Sinyal Ekspansi ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.