Adventure Race of Amboina Menjadi Agenda Unggulan untuk Menarik Wisatawan

Jumat, 04 Sep 2026, 23:50 WIB

Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, Maluku menetapkan Adventure Race of Amboina “Soya for Ambon” sebagai salah satu agenda unggulan daerah yang diharapkan dapat terus dikembangkan untuk menarik masyarakat luas dan wisatawan.

“Adventure Race of Amboina tidak sekadar menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi pemerintah, gereja, organisasi kepemudaan, dan masyarakat untuk memperkuat persaudaraan serta kepedulian terhadap lingkungan,” kata Wali Kota Ambon Bodewin M Wattimena, di Ambon, Jumat.

Ket. Foto: Peserta Adventure Race Amboina saat mengikuti lomba di Ambon, Jumat (4/9/2026). — Sumber: Antara

Dia mengatakan hal tersebut saat membuka kegiatan Adventure Race of Amboina di Jalan Pattimura Kota Ambon.

Menurut dia, kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian HUT Ke-91 GPM, HUT Ke-451 Kota Ambon, dan HUT Ke-31 KMPM Daerah Pulau Ambon tersebut, sejalan dengan tema HUT Kota Ambon, “Ambon Bersih, Menuju Maluku Sehat Indonesia”.

“Ini seolah menjadi pesan bahwa kita memiliki kesamaan visi dan tujuan, serta harus terus membangun sinergi dan kolaborasi untuk membangun Kota Ambon yang kita cintai,” ujarnya.

Ia mengajak peserta dan masyarakat menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan serta melakukan penanaman pohon.

Bodewin berharap, kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai perlombaan, tetapi memberikan pengalaman langsung kepada peserta mengenai pentingnya menjaga alam.

Ia juga meminta peserta mengutamakan keselamatan, kedisiplinan, kekompakan, dan saling membantu selama mengikuti perlombaan.

Ketua Panitia Adventure Race of Amboina Karin Soplanit mengatakan kegiatan bertema “Soya for Ambon” tersebut, menempuh rute sekitar 15 kilometer yang melintasi sejumlah kawasan Kota Ambon hingga Hutan Soya.

Rute tersebut antara lain Jalan Pattimura, Jalan Ahmad Yani, kawasan DAS Batu Gajah, Hutan Soya, Gunung Sirimau, hingga Gereja Tua Soya dan berakhir di Gedung Gereja Lazarus Kayu Putih.

Menurut Karin, kegiatan tersebut dirancang dengan tiga unsur utama, yakni hiking, fotografi, dan tantangan yang tersebar di enam pos. Peserta berasal dari kader AMGPM dari 19 cabang dan sekitar 120 ranting serta masyarakat umum.

Selain perlombaan, peserta juga diarahkan untuk terlibat dalam aksi kepedulian lingkungan melalui pengumpulan sampah plastik dan penanaman pohon di kawasan yang dilalui.

  • Agenda Pariwisata

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.