Kaltim Dukung Penindakan Tambang Ilegal di Penyangga IKN
Kamis, 03 Sep 2026, 03:27 WIBSAMARINDA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) mendukung penindakan terhadap aktivitas pertambangan ilegal di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kawasan hutan negara.
Gubernur Kalimantan Timur Rudy Masâud saat menghadiri penguasaan kembali kawasan hutan di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Soeharto, Kutai Kartanegara, mengatakan pemerintah daerah mendukung penuh langkah Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
âSebagai wakil pemerintah pusat di daerah, kita mendukung sepenuhnya Satgas PKH. Jika terjadi penyimpangan di sektor pertambangan harus ditindak karena tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga negara,â kata Rudy, kemarin.
Satgas PKH pada Senin menguasai kembali kawasan hutan seluas 111,71 hektare di Tahura Bukit Soeharto yang digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal.
Menurut Rudy, penertiban tersebut penting untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi kawasan penyangga IKN dari aktivitas ilegal dan penguasaan kawasan hutan secara tidak sah.
Ia mengatakan Pemprov Kaltim siap memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, TNI, Polri, serta aparat penegak hukum untuk menjaga kawasan penyangga IKN.
Juru Bicara Satgas PKH Barita Simanjuntak mengatakan penguasaan kembali kawasan tersebut dilakukan setelah melalui verifikasi lapangan sejak Oktober 2025, penelusuran dokumen, serta pemeriksaan terhadap perusahaan.
Berdasarkan hasil verifikasi Satgas PKH, kawasan tersebut digunakan untuk aktivitas pertambangan batu bara tanpa dilengkapi Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH).
Satgas PKH menghitung potensi denda administratif atas penggunaan kawasan tersebut mencapai sekitar 147,3 miliar rupiah.
Penguasaan kembali kawasan hutan ditandai dengan pemasangan papan penguasaan negara di lokasi Tahura Bukit Soeharto.
Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Pelaksana Satgas PKH yang juga Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kuntadi bersama Wakil Ketua I Satgas PKH Letjen TNI Richard Taruli Tampubolon dan Wakil Ketua II Satgas PKH Komjen Pol Syahardiantono.
Kegiatan itu turut dihadiri Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono, Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Chatarina Muliana Girsang, serta Bupati Kutai Kartanegara Aulia Rahman Basri. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya
-
Uniqlo Gelar LifeWear Week Sambut Koleksi Fall/Winter 2026
-
Pemuda.ai Diluncurkan, Dorong Penguatan Ekosistem AI Nasional
-
Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman
-
V BTS Ungkap Perjuangannya Mengatasi Gangguan Pendengaran Saat "Live" di Weverse
-
Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan 2027 dengan Fokus Meningkatkan Produktivitas Pangan Nasional
-
Mensesneg: Pemerintah Siapkan Konsep Dokter Terbang untuk Daerah Sulit Menjangkau Faskes
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.