Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalbar Dikepung 2.434 Titik Panas, Kabut Asap Mulai Ancam Jarak Pandang

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 15:27 WIB | Oleh:
Kalbar Dikepung 2.434 Titik Panas, Kabut Asap Mulai Ancam Jarak Pandang Doc: AFP/WAHYUDI

PONTIANAK - BMKG Supadio Pontianak mendeteksi 2.434 titik panas di Kalimantan Barat dalam 24 jam terakhir dan memperingatkan potensi kebakaran hutan serta lahan yang tinggi selama sepekan ke depan.

"Untuk titik panas atau hotspot di wilayah Kalimantan Barat dalam 24 jam terakhir terdeteksi sebanyak 2.434 titik panas," kata Prakirawan BMKG Supadio Noven di Sungai Raya, Kamis (3/9).

Noven mengatakan kondisi tersebut perlu menjadi perhatian seluruh pihak karena Kalimantan Barat diprakirakan masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar pada periode 3-9 September 2026.

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Kalimantan Barat pada Kamis (3/9) didominasi cuaca cerah berawan dan berawan yang disertai kabut asap sejak pagi hingga malam hari.

Menurut Noven, angin secara umum bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan berkisar 10 hingga 35 kilometer per jam.

Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 22 hingga 37 derajat Celsius dengan kelembapan udara antara 40 hingga 95 persen.

"Kami prakirakan cuaca di wilayah Kalimantan Barat pada hari ini akan didominasi cuaca berawan dengan diselimuti kabut asap pada pagi hingga malam hari nanti," tuturnya.

BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan suhu udara dan berkurangnya potensi hujan yang dapat memperbesar risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Berdasarkan prakiraan tingkat kemudahan terbakar, sebagian wilayah Kalimantan Barat berpotensi mengalami kondisi mudah hingga sangat mudah terbakar hingga 9 September 2026.

Masyarakat juga diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, terutama pembakaran lahan, mengingat kondisi cuaca dan kekeringan dapat mempercepat penyebaran kebakaran.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan informasi titik panas melalui aplikasi Info BMKG, laman resmi BMKG Kalbar, maupun media sosial resmi lembaga tersebut.

"Peningkatan kewaspadaan diperlukan sebagai bagian dari upaya mencegah meluasnya karhutla dan menekan dampak kabut asap terhadap kesehatan serta aktivitas masyarakat," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan mengingatkan pembakaran lahan dapat berdampak luas hingga merugikan ribuan warga melalui ancaman asap terhadap kesehatan dan aktivitas masyarakat.

"Tolonglah, karena kasihan gara-gara membakar lahan, yang korban ribuan orang. Bahaya asap dan lain sebagainya, penerbangan juga nggak bisa karena ini dekat dengan bandara," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.