Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Google Luncurkan Program 'With Gemini, In Craft' Dukung Ekonomi Kreatif Indonesia

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 21:10 WIB | Oleh:
Google Luncurkan Program 'With Gemini, In Craft' Dukung Ekonomi Kreatif Indonesia Doc: Google
Ket. Google memperkenalkan inisiatif "With Gemini, In Craft" yang menunjukkan peran Gemini sebagai mitra kreatif bagi rumah mode, studio kreatif, dan pelaku usaha di Indonesia. Inisiatif ini menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan untuk menyederhanakan alur kerja, memperkuat penuturan kisah, sekaligus membantu perancang lokal.

JAKARTA - Google memperkenalkan inisiatif "With Gemini, In Craft" yang menunjukkan peran Gemini sebagai mitra kreatif bagi rumah mode, studio kreatif, dan pelaku usaha di Indonesia. Inisiatif ini menyoroti pemanfaatan kecerdasan buatan untuk menyederhanakan alur kerja, memperkuat penuturan kisah, sekaligus membantu perancang lokal menjangkau audiens global tanpa menggeser peran keahlian manusia.

Melalui program tersebut, Google berkolaborasi dengan tiga label mode Indonesia dalam sejumlah bidang, mulai dari riset warisan budaya hingga penuturan kisah multimedia dan proses produksi lintas negara. Teknologi Gemini ditempatkan sebagai alat pendukung yang membantu kreator mengembangkan gagasan, sementara keaslian seni dan keterampilan kriya manusia tetap menjadi pusat proses penciptaan.

Industri mode sendiri masih menjadi salah satu penggerak penting ekonomi kreatif Indonesia. Pada awal 2026, subsektor mode menyumbang 58,55 persen dari total ekspor barang kreatif Indonesia serta bersama subsektor kuliner dan kriya menjadi salah satu penyerap tenaga kerja terbesar dari 27,4 juta pekerja kreatif pada tahun sebelumnya.

"With Gemini, In Craft membuktikan sebuah kebenaran mendasar: teknologi mencapai potensi terbaiknya ketika memberdayakan imajinasi manusia," ujar Veronica Utami, Country Director Google Indonesia. Ia menambahkan, Gemini dirancang menjadi mitra yang personal, proaktif, dan andal bagi kreator dalam menyederhanakan riset, mengembangkan karya multimedia, serta mendukung pertumbuhan usaha.

Menurut Veronica, Google juga ingin memastikan penerapan teknologi tetap berpihak pada kreator dan pelaku usaha lokal. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung usaha kecil, merayakan warisan budaya, serta menempatkan kreativitas manusia sebagai pusat perkembangan teknologi.

1. KRATON Auguste Soesastro

Perancang Auguste Soesastro memanfaatkan Gemini sebagai mitra riset ketika mengembangkan koleksi adibusana khusus untuk Kenya Kamalashila Soekarno, putri seniman Enrico Soekarno. Melalui Gemini Deep Research, Auguste dapat mengakses arsip internasional yang sebelumnya sulit dijangkau, menerjemahkan dokumen sejarah berbahasa asing, serta menelusuri dan memverifikasi silsilah antargenerasi dari enam wilayah leluhur.

Pemanfaatan teknologi tersebut membantu memperdalam riset di balik rancangan yang dibuat. Koleksi adibusana itu kemudian dilengkapi catatan narasi yang tersusun secara sistematis dan daftar pustaka penelitian yang lebih komprehensif.

2. STELLARISSA oleh Stella Rissa

Stella Rissa memanfaatkan Gemini untuk mengembangkan karakter orisinal bernama Starlet yang sebelumnya dibuat melalui lukisan tangan. Karakter tersebut kemudian dikembangkan menjadi konsep ekosistem multimedia yang mencakup rencana serial animasi berbentuk siniar hingga koleksi figur seni fisik tiga dimensi.

Pengembangan dilakukan melalui berbagai proses visual, termasuk perputaran karakter dari berbagai sudut dan pengepasan busana pada peragaan busana virtual. Stella tetap mempertahankan karakter serta kehangatan karya manualnya meski teknologi digunakan untuk memperluas dunia kekayaan intelektual yang dimilikinya.

3. TWO STITCHES oleh Andy Tan dan Jerome Kurnia

Label Two Stitches memanfaatkan Gemini untuk menghubungkan tim desain dan bisnis yang berada di Jakarta, Bali, dan Berlin dalam proses pengembangan koleksi terbaru mereka, "MRTYNY". Teknologi tersebut digunakan untuk mengolah sketsa konsep menjadi simulasi jatuh kain tiga dimensi serta melakukan pengepasan busana secara virtual pada model simulasi.

Penggunaan teknologi membantu memangkas waktu pembuatan sampel fisik dari hitungan bulan menjadi hanya beberapa hari. Proses tersebut turut didukung analisis pasar prediktif dan tolok ukur harga yang diharapkan dapat membantu Two Stitches mengurangi pemborosan akibat produksi berlebih melalui pendekatan kriya berbasis data.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Pastikan Layan...
Megapolitan
Wali Kota: Warga Kini Bisa ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Dorong Pengelo...
Megapolitan
Pelajar Jadi Agen Kampanye ...
Advertisement
Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

Ada Demo Mahasiswa di DPR, Polisi Siagakan 3.983 Personel Gabungan

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.