Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Stok Beras Premium Palembang Mendadak Langka, Pemprov dan Polda Usut Sampai Pabrik

8 Rabu, 02 Sep 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Stok Beras Premium Palembang Mendadak Langka, Pemprov dan Polda Usut Sampai Pabrik Stok Beras Premium Palembang Mendadak Langka, Pemprov dan Polda Usut Sampai Pabrik Doc: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri
Ket. Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra di Palembang, Selasa (1/9).

PALEMBANG - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Polda Sumsel menelusuri penyebab menipisnya pasokan beras premium di sejumlah jaringan ritel modern di Palembang, Selasa (1/9).

Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel Edward Candra di Palembang, Selasa, mengatakan penelusuran akan dilakukan hingga ke tingkat pabrik dan penggilingan untuk mengetahui penyebab berkurangnya pasokan beras premium.

"Kita sudah melihat ketersediaan beras, utamanya beras premium. Memang kalau kita lihat, stok berkurang dari rutin biasanya. Sebab mereka ini mengisi untuk lebih 600 gerai," katanya.

Ia menjelaskan keterbatasan pasokan tidak hanya terlihat di gudang ritel, tetapi juga diduga berkaitan dengan pasokan yang diterima dari pabrik dan penggilingan.

"Setelah ini TPID juga akan melihat langsung ke pabrik. Kita akan melihat persoalannya seperti apa sehingga ada keterbatasan stok. Ini baru salah satu, mungkin tempat lain menurut informasi juga mengalami keterbatasan," jelasnya.

Menurutnya, kondisi tersebut belum dapat disebut sebagai kelangkaan beras premium karena barang masih tersedia di pasaran, meskipun volumenya mengalami penurunan.

"Sejauh ini barangnya ada, hanya sedikit. Biasanya yang mereka masukkan itu lebih banyak, sekarang berkurang. Barangnya ada, tetapi volumenya berkurang," ujarnya.

Pemprov Sumsel mendorong penambahan pasokan SPHP melalui depo atau gudang ritel maupun distribusi langsung kepada masyarakat.

Pihaknya akan terus melaksanakan Operasi Pasar Murah (OPM) dan Gerakan Pangan Murah (GPM). Pemprov Sumsel bersama Bank Indonesia juga menyiapkan sejumlah titik di pasar tradisional sebagai depot penyeimbang untuk menyediakan beras SPHP dan beras premium bagi masyarakat.

Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Kanwil Sumsel Babel Ihsan mengatakan kondisi pasokan beras premium juga berkaitan dengan tingginya harga gabah sebagai bahan baku.

Ia menjelaskan harga gabah saat ini berada di kisaran Rp7.700 per kilogram. Setelah memperhitungkan rendemen, biaya produksi, pengemasan, dan biaya lainnya, harga pokok beras premium menjadi lebih tinggi.

"Kalau harga gabah Rp7.700 belum lagi biaya produksi, biaya packing dan lain-lain kalau ditotal, modalnya bisa sekitar Rp16 ribu untuk premium," jelasnya.

Ia juga mengusulkan pengaturan distribusi gabah keluar Sumsel dengan mempertimbangkan kondisi pasokan lokal. Ketika pasokan di Sumsel terbatas, pengiriman gabah ke luar daerah dapat dikurangi, sedangkan saat musim panen pasokan dapat kembali didistribusikan ke daerah lain.

"Kalau harga naik, sebaiknya stop kirim ke luar daerah. Sedangkan kalau sedang musim panen, silakan jual keluar Sumsel," kata Ihsan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.