Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Kronologi Pria Tanpa Identitas Tewas Kesetrum Listrik di Gardu LRT Pancoran, Kondisi Mengenaskan!

📅 Rabu, 02 Sep 2026, 00:53 WIB | Oleh:
Ini Kronologi Pria Tanpa Identitas Tewas Kesetrum Listrik di Gardu LRT Pancoran, Kondisi Mengenaskan! Doc: Istimewa
Ket. Pria tanpa identitas ditemukan tewas di dalam gardu listrik LRT di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (1/9). Polisi menduga pria tersebut tewas setelah tersengat listrik tegangan tinggi.

JAKARTA - Diduga hendak mengambil kabel di gardu listrik yang digunakan untuk operasional kereta lintas raya terpadu (LRT) kawasan Pancoran, seorang pria tanpa identitas (mr X) ditemukan tewas akibat tersengat listrik tegangan tinggi di Jakarta Selatan.

“Korban masuk dari bawah dengan membawa kantong plastik dengan gergaji beserta topi. Kemudian naik ke atas lantai dua di gardu tersebut. Diduga tersengat listrik tegangan tinggi,” kata Kapolsek Pancoran Kompol Suminto kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Suminto mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 17.50 WIB. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, korban diduga masuk ke area gardu listrik dari bagian bawah sambil membawa kantong plastik yang berisi gergaji besi dan topi.

Korban kemudian naik ke lantai dua gardu tersebut dan diduga tersengat listrik bertegangan tinggi.

Polisi menduga korban berniat mengambil kabel di gardu listrik tersebut. Dugaan itu diperkuat dengan adanya gergaji besi dan kantong plastik yang dibawa korban.

“Kira-kira diprediksikan kabel yang mau diambil, karena alat yang dibawa adalah gergaji besi sama kantong plastik,” katanya.

Untuk sementara, polisi baru menemukan satu korban dalam kejadian tersebut. Namun, petugas belum dapat mengidentifikasi korban karena tidak ditemukan kartu tanda penduduk (KTP) maupun identitas lainnya di tubuhnya.

“Sementara ditemui satu. Di tubuhnya tidak ditemukan KTP maupun identitas tidak ada. Jadi Mr X,” kata Suminto.

Selanjutnya, korban akan dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani autopsi. Sementara itu, pihak kepolisian belum dapat memastikan waktu pasti korban meninggal dunia.

Suminto mengatakan kondisi jenazah yang sudah mengeluarkan bau diduga berkaitan dengan sengatan listrik tegangan tinggi.

Gardu listrik tersebut diketahui digunakan untuk mendukung operasional LRT. Aliran listrik di lokasi sempat dimatikan sementara saat proses evakuasi korban dan dipastikan tidak mengganggu operasional LRT. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.