Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mentan Amran Copot Permanen 13 Pegawai Kementan Gara-gara Judol

📅 Senin, 31 Agu 2026, 15:23 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pegawai Kementan Gara-gara Judol Doc: istimewa
Ket. Menteri Pertanian Amran Sulaiman (kiri) menegaskan pencopotan permanen terhadap 13 pejabat Kementan yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin setelah laporan yang diterima ditelusuri dan diverifikasi

JAKARTA — Ketegasan dalam menegakkan disiplin menjadi bagian dari cara Menteri Pertanian Amran Sulaiman membina jajaran Kementerian Pertanian. Menurutnya, memberikan sanksi tegas terhadap pegawai yang melakukan pelanggaran bukan semata-mata hukuman, melainkan bentuk tanggung jawab seorang pimpinan untuk mengarahkan bawahannya menjadi aparatur yang lebih baik. 

“Itulah bukti cinta saya pada mereka,” tegas Mentan Amran seusai memimpin rapat di Auditorium Kementerian Pertanian, Senin (31/8). 

Dalam kesempatan tersebut, Mentan Amran menegaskan pencopotan permanen terhadap 13 pejabat Kementan yang terbukti melakukan pelanggaran disiplin setelah laporan yang diterima ditelusuri dan diverifikasi.

“13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online. Kami copot semua,” tegas Mentan Amran.

Mentan Amran memastikan pencopotan tersebut bersifat permanen. Ia juga meminta Inspektur Jenderal dan Sekretaris Jenderal Kementan untuk segera menyiapkan pengganti agar pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

“Yang jelas dicopot permanen, diganti, titik,” ujar Mentan Amran.

Menurut Mentan Amran, keputusan tersebut tidak diambil secara tiba-tiba. Sebelumnya, pembinaan dan peringatan telah diberikan kepada pegawai yang melakukan pelanggaran. Namun, ketika pelanggaran kembali terjadi, Mentan Amran menilai tindakan yang lebih tegas harus diambil.

“Dulu pernah ada kecil-kecil, kami beri peringatan. Kami mencoba pembinaan, memberi peringatan. Ternyata berulang. Ah, lebih baik ini diberhentikan, dicopot sekalian,” tegas Mentan Amran.

Mentan Amran menegaskan bahwa pembinaan tidak berarti membiarkan pelanggaran terus berulang. Sebagai pimpinan, Mentan Amran memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh jajaran Kementan mampu menjalankan tugas dengan disiplin, menjaga integritas, dan memberikan teladan yang baik.

“Kami sudah beri tahu ke depan tidak menutup kemungkinan saya berhentikan. Saya ulangi, kalau mengulangi, peluangnya sangat besar saya berhentikan,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran juga menekankan bahwa setiap ASN Kementan merupakan pelayan masyarakat sehingga memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga perilaku di dalam maupun di luar kedinasan.

“Ini tidak boleh, ini melanggar, kita sebagai umat beragama, kita sebagai anak bangsa, apalagi kita PNS, kita ini pelayan, itu tidak boleh. Enggak boleh memberi contoh yang tidak baik,” ujar Mentan Amran.

Bagi Mentan Amran, ketegasan tersebut justru merupakan bentuk kepedulian terhadap pegawai yang dibinanya. Ia tidak ingin bawahannya terus melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarganya.

“Karena kasihan pada anaknya, kasihan pada istrinya. Masa saya lebih sayang anaknya daripada mereka? Dan itulah bukti cinta saya pada mereka,” ungkap Mentan Amran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Daerah
ITS Kembangkan AI untuk Det...
Megapolitan
Pemkab Bekasi Perbanyak PJU...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.