Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPR Minta Polri Usut Kematian Warga saat Ricuh Demonstrasi di Pejompongan

2 Senin, 31 Agu 2026, 05:26 WIB | Oleh:
DPR Minta Polri Usut Kematian Warga saat Ricuh Demonstrasi di Pejompongan DPR Minta Polri Usut Kematian Warga saat Ricuh Demonstrasi di Pejompongan Doc: antara foto
Ket. Anggota Komisi III DPR Abdullah

JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Abdullah meminta Polri mengusut tuntas kematian seorang warga berinisial BS (59) saat kericuhan di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, usai penyampaian aspirasi di sekitar Gedung DPR pada Kamis (27/8).

Dalam keterangan diterima di Jakarta, Senin, legislator bidang penegakan hukum itu mengatakan kepolisian mesti mengusut pelaku yang diduga melakukan kekerasan kepada korban maupun pihak yang berada di balik pelaku tersebut.

“Informasi itu yang harus dibongkar oleh polisi. Siapa mereka, dari mana mereka datang, siapa yang menggerakkan, apa tujuannya, dan apakah ada yang memberikan perintah? Jangan berhenti hanya pada orang yang melakukan kekerasan di lapangan,” kata dia.

Menurut dia, penyidikan perlu dilakukan secara menyeluruh dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa penegakan keamanan dalam aksi demonstrasi merupakan kewenangan Polri sehingga pengungkapan kasus secara terbuka penting dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik terhadap penegakan hukum.

Selain itu, Abduh, sapaan akrabnya, mengatakan penyidik dapat menerapkan pasal yang sesuai apabila ditemukan bukti adanya pidana yang lebih berat dalam penyidikan.

“Semua yang terlibat dalam pengeroyokan ini berpotensi dijerat pasal pembunuhan berencana, tetapi tentu harus dibuktikan terlebih dahulu apakah memang terdapat unsur perencanaan untuk menghilangkan nyawa korban,” kata dia.

Dia pun menegaskan seluruh pihak yang terbukti terlibat harus diproses sesuai ketentuan hukum tanpa memandang latar belakang maupun kelompoknya.

“Tangkap semua massa tak dikenal yang terlibat dan proses sesuai hukum. Kalau memang terbukti ada keterlibatan organisasi, tentu harus ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Abduh.

“Jangan sampai negara dan pemerintah dinilai tidak mampu menjaga ketertiban dan keamanan hingga tugas pokok dan fungsinya seolah-olah digantikan oleh orang-orang yang melakukan kekerasan dengan cara preman,” imbuh dia.

BS (59), seorang pedagang cermin, meninggal dunia setelah keluar dari rumahnya di kawasan Pejompongan saat terjadi kericuhan pada Kamis (27/8) malam.

Istrinya, Sudarsi (56), mengatakan BS sebelumnya menutup usaha lebih awal karena melihat massa mulai berdatangan. Setelah dinilai lebih aman, BS keluar rumah untuk melihat kondisi sekitar. Namun, BS tidak kunjung kembali hingga larut malam.

Sudarsi sempat mencari keberadaan suaminya. Keluarga baru mengetahui keberadaan BS pada Jumat (28/8) dini hari setelah menerima video dan memastikan kebenaran sosok yang terlihat dalam video tersebut.

“Kita tahunya dari video. Kita enggak ada yang lihat jelas posisi dia, posisi dia dipukulin, posisi dia dibawa, kita enggak tahu,” ungkap Sudarsi.

Keluarga kemudian mendapat informasi bahwa BS telah dibawa ke Rumah Sakit Polri. Sudarsi menduga suaminya meninggal di lokasi sebelum dibawa ke rumah sakit. Korban dimakamkan pada Jumat (28/8) di kawasan Kemanggisan Pulo, Jakarta Barat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Luar Negeri
Menlu AS dan Russia Bahas R...
MILITER

KCNA: Korut Uji Hulu Ledak Bom Tandan

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
KCNA: Korut Uji Hulu Ledak ...
Luar Negeri
Bolivia Umumkan Status Daru...
Advertisement
Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

Membanggakan! Tiwi/Fadia Juara Hylo Open 2026, Indonesia Bawa Pulang Satu Gelar dari Jerman

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.