Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Danone Indonesia Bersama PMI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT.

📅 Senin, 31 Agu 2026, 16:50 WIB | Oleh:
Danone Indonesia Bersama PMI Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT. Doc: Danone
Ket. dari kiri-kanan Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla dan CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier. Menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Danone Indonesia bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dukungan ini merupakan bagian dari upaya bersama berbagai pihak untuk membantu memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat sekaligus mendukung tahap awal pemulihan pascabencana.

Melalui kerja sama dengan PMI serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait, bantuan disalurkan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan. Dukungan Danone Indonesia mencakup donasi senilai Rp1 miliar, sekitar 53.000 botol AQUA, serta produk nutrisi. Sebagian bantuan telah dikirimkan sejak Sabtu (22/8).

Donasi tersebut diperuntukkan bagi pengadaan beragam kebutuhan masyarakat terdampak berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian kebutuhan yang dilakukan PMI di lapangan. Dengan demikian, jenis bantuan yang disalurkan dapat disesuaikan dengan kebutuhan nyata masyarakat dan perkembangan situasi di wilayah terdampak.

20260831164940_Danone-Indonesia-Bersama-PMI_2.jpg

Selain donasi, bantuan produk diarahkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, termasuk ketersediaan air minum aman dan dukungan nutrisi. Penyalurannya dilakukan melalui jaringan kemanusiaan PMI agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat waktu dan tepat sasaran.

CEO Danone Indonesia, Laurent Boissier, mengatakan bahwa dalam situasi bencana, semangat saling membantu dan kerja sama menjadi bagian penting dalam penanganan kemanusiaan. “Ketika gempa melanda Nusa Tenggara Timur, perhatian dan simpati kami tertuju kepada keluarga dan masyarakat yang terdampak. Dalam situasi seperti ini, yang terpenting adalah bagaimana kita dapat saling membantu dan mengambil bagian sesuai kemampuan masing-masing. Kami bergabung dalam upaya bersama PMI, pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan berbagai pihak lainnya untuk membantu saudara-saudara kita melewati masa darurat dan memulai pemulihan,” ujar Laurent.

Menurut Laurent, kolaborasi menjadi penting karena penanganan bencana membutuhkan kecepatan, koordinasi, serta pemahaman yang baik terhadap kebutuhan masyarakat di lapangan.

“PMI memiliki pengalaman, jaringan, dan kemampuan kemanusiaan yang luas, termasuk dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat terdampak. Karena itu, dukungan kami disalurkan melalui PMI agar dapat menjadi bagian dari upaya kemanusiaan yang lebih besar, terkoordinasi, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Bagi kami, solidaritas berarti menjadi bagian dari upaya bersama dan membantu sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla, menyampaikan bahwa sinergi dan kolaborasi lintas sektor sangat krusial guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana dapat berjalan efektif

“Hari ini bantuannya lebih ke dana tunai, dan ini bukan pertama kalinya untuk Danone Indonesia melainkan sudah yang keenam kali. Tiap terjadi bencana, Danone Indonesia selalu hadir menyumbang. Jadi kami sangat berterima kasih, karena ini wujud nyata pelaksanaan prinsip bisnis saat ini, yaitu ESG (Environmental, Social, and Governance), yang dijalankan dengan baik.” ujar Jusuf Kalla.

Penyaluran melalui jalur darat dan laut

Penyaluran bantuan dilakukan melalui beberapa jalur sesuai kondisi dan kebutuhan di lapangan. Bersama PMI, bantuan disalurkan melalui jalur darat di Manggarai serta jalur laut melalui Kapal Kemanusiaan.

Pasokan air minum AQUA sebelumnya telah disalurkan kepada masyarakat terdampak di Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai. Jangkauan bantuan kemudian diperluas ke sejumlah wilayah pesisir melalui Kapal Kemanusiaan hasil kolaborasi PMI dan Kalla Lines yang telah bertolak pada Sabtu (22/8).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...

Produksi ikan kering di Maumere turun

16 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Produksi ikan kering di Mau...

Pameran benda seni jaranan di Trenggalek

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pameran benda seni jaranan ...
Nasional
Bupati Pati nonaktif Sudewo...
Nasional
Kepala Bapanas: Pemerintah ...

Kejuaraan hadang tingkat pelajar

31 menit yang lalu | Wahyu AP

Rona
Kejuaraan hadang tingkat pe...
Daerah
Bantuan alsintan modern unt...

Penumpukan sampah di Kabupaten Gowa

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Penumpukan sampah di Kabupa...
Luar Negeri
Mesir Gandeng Teknologi Tio...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.