Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Kain, Cual Mentok Dibidik Jadi Ikon Budaya Bangka Barat

📅 Senin, 31 Agu 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bukan Sekadar Kain, Cual Mentok Dibidik Jadi Ikon Budaya Bangka Barat Doc: ANTARA/ Donatus Dasapurna.
Ket. Arsip Foto: Magdalena perajin Cual Mentok.

BANGKA BARAT – Pengembangan potensi budaya lokal menjadi langkah strategis untuk menjaga identitas daerah sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi kreatif.

Kekayaan tradisi, seni, kuliner, kerajinan, hingga kearifan masyarakat memiliki nilai yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata dan produk bernilai tambah.

Tantangannya adalah memastikan pengembangan budaya tidak berhenti pada pelestarian seremonial, tetapi mampu melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama dan memberi manfaat ekonomi yang berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berupaya mengembangkan berbagai potensi budaya lokal kain Cual Mentok agar mampu memberikan dampak peningkatan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat.

"Salah satu budaya kita adalah keberadaan kain Cual Mentok, potensi budaya ini bisa menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Wakil Bupati Bangka Barat Yus Derahman di Mentok, Senin (31/8).

Menurut dia, keberadaan kain Cual Mentok melekat pada sejarah panjang terbentuknya Kota Mentok dan budaya keseharian warga di ujung barat Pulau Bangka tersebut.

"Kekayaan motif identitas budaya lokal dan sejarah panjang ini yang terus kita gali, lestarikan dan dikembangkan agar memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Pengembangan potensi budaya ini bisa dilakukan dengan berbagai pola, misalnya dengan pengembangan ekonomi kreatif, pertunjukan seni, perfilman, pariwisata dan lainnya.

"Kemarin kita juga menggelar kegiatan pertunjukan seni bertajuk Tafsir Perjalanan dan Asa Kain Cual, ini sebuah pertunjukan seni yang dikemas cukup menarik dan melibatkan banyak pihak. Kain Cual Mentok perlu terus diberikan ruang untuk tampil sebagai identitas budaya yang hidup dan terus berkembang di tengah perubahan zaman," katanya.

Menurut dia, pertunjukan yang melibatkan puluhan pelaku seni pertunjukan di daerah itu menjadi bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menjaga keberlangsungan Kain Cual sebagai salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, seni, dan identitas bagi masyarakat Bangka Barat.

"Pemkab akan selalu mendukung berbagai upaya pelestarian kebudayaan, pertunjukan itu menjadi bukti warisan tradisi daerah perlu terus dirawat dan dikembangkan secara berkelanjutan," katanya.

Menurut dia, kain cual tidak dapat dipandang hanya sebagai produk tekstil dengan motif khas, namun setiap corak dan proses pembuatannya menyimpan perjalanan sejarah dan nilai-nilai yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Menurut dia, warisan budaya harus diperjuangkan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, upaya pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan inovasi agar Kain Cual tetap relevan dan diminati generasi muda.

"Kita tidak ingin kain Cual berhenti sebagai koleksi museum atau hanya dikenakan pada acara-acara formal. Kain cual harus terus hidup, berkembang, beradaptasi dan berinovasi di tengah modernisasi, tanpa kehilangan ruh dan nilai budayanya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.