Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Presiden Bahas Rekrutmen Prajurit TNI dari Suku Dayak Pedalaman

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Presiden Bahas Rekrutmen Prajurit TNI dari Suku Dayak Pedalaman Doc: Biro Pers Sekretariat Presiden

BOGOR – Presiden Prabowo Subianto mulai membahas penyesuaian persyaratan rekrutmen prajurit TNI bagi masyarakat suku Dayak pedalaman. Tujuannya agar kesempatan warga dari wilayah pedalaman untuk mengabdi sebagai prajurit TNI semakin terbuka.

Presiden membahas hal itu bersama Panglima TNI, para Kepala Staf Angkatan, serta sejumlah menteri dan pejabat terkait. Di antaranya Menteri Pertahanan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, Sabtu (29/8) malam. “Pertemuan berlangsung di Hambalang (kediaman Presiden), sore hingga malam hari," ujar dia.

Menurut Teddy, Presiden meminta perkembangan mengenai penyesuaian persyaratan bagi masyarakat suku Dayak pedalaman yang ingin menjadi prajurit TNI. “Presiden ingin memastikan penyesuaian syarat memastikan semakin terbukanya kesempatan warga suku Dayak pedalaman menjadi prajurit TNI,” ucap dia.

Selain persoalan rekrutmen prajurit TNI, pertemuan tersebut juga membahas perkembangan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia. Presiden menerima laporan mengenai penanganan pascagempa bumi di Flores serta erupsi Gunung Merapi.

Penanganan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla di wilayah Kalimantan dan Sumatra juga menjadi perhatian. Presiden meminta penanganan karhutla terus diperkuat dan diiringi dengan upaya pencegahan di tingkat masyarakat.

Salah satunya, lanjut Teddy, melalui peningkatan edukasi mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan. Dalam hal ini, Presiden menekankan peran Bintara Pembina Desa atau Babinsa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat di desa.

“Presiden ingin edukasi terkait bahaya pembakaran hutan diberikan para Babinsa di desa kepada warga," kata dia. "Tujuannya Uuntuk sama-sama menjaga hutan dan lahan kita bersama." ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Luar Negeri
Asean Jadi Magnet Global, I...
Luar Negeri
Uni Eropa Ajak Kanada Jalin...
Luar Negeri
Qatar Ajak Negara Teluk Gan...
Advertisement
Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

Sebelum Mundur dari Kepengurusan Golkar, Nusron Ternyata Diskusi dengan Bahlil

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.