Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengembangan “Sport Industri” di Papua Pegunungan

📅 Minggu, 30 Agu 2026, 23:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengembangan “Sport Industri” di Papua Pegunungan Doc: Antara
Ket. Ketua HIPMI Papua Pegunungan Anton Wetipo.

Wamena - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Papua Pegunungan mendorong pengembangan “sport industry” dalam setiap kegiatan olahraga yang dilaksanakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia atau KONI setempat.

Ketua HIPMI Papua Pegunungan Anton Wetipo dalam keterangan tertulis di Wamena, Minggu, mengatakan olahraga tidak hanya berbicara tentang prestasi atlet, tetapi juga harus mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat khususnya pelaku usaha mikro kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

“Kami berharap ke depan KONI dapat mengembangkan sport industry sehingga setiap kegiatan olahraga yang dilaksanakan juga memberikan manfaat bagi UMKM dan pengusaha lokal,” katanya.

Menurut Anton, konsep sport industry dapat diwujudkan dengan melibatkan pelaku UMKM Papua Pegunungan dalam berbagai kegiatan olahraga, baik tingkat daerah maupun nasional.

“Ketika atlet dan kontingen Papua Pegunungan mengikuti berbagai kegiatan seperti PON, Pra-PON maupun kegiatan olahraga lainnya UMKM lokal juga perlu diberi ruang untuk memperkenalkan produk unggulan daerah,” ujarnya.

Dia menilai kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Papua Pegunungan dapat menjadi peluang besar untuk mendorong sinergi antara olahraga dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Ini dapat menjadi peluang ekonomi yang besar dan harus dimanfaatkan secara baik sehingga olahraga dan ekonomi dapat berjalan bersama,” katanya.

Dia menambahkan konsep tersebut tidak hanya berjalan di tingkat provinsi tetapi juga berkembang hingga ke KONI delapan kabupaten di Papua Pegunungan.

“Kalau KONI kabupaten hidup, kegiatan KONI provinsi berjalan baik maka sport industry ini akan bergerak dari tingkat provinsi sampai kabupaten dan dampaknya akan dirasakan langsung oleh pelaku UMKM,” ujarnya.

Dia menegaskan pembangunan olahraga harus memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, bukan hanya menghasilkan prestasi atlet, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Papua Pegunungan.

“Olahraga harus menjadi kekuatan baru yang mampu menggerakkan ekonomi lokal dan itu menjadi harapan kami,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Daerah
Tumpukan Sampah di Gowa Mak...
Olahraga
Indonesia Lolos ke Semifina...
Ekonomi
Bea Cukai Sita Barang Impor...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.