Gebrakan Baru Karantina Jabar, Aplikasi REKAPIN Siap Babat Habis Kerumitan Sertifikasi

Jumat, 28 Agu 2026, 01:40 WIB

BANDUNG - Balai Karantina Indonesia (Barantin) Jawa Barat (Jabar) meluncurkan platform digital terintegrasi bernama REKAPIN guna memangkas kerumitan birokrasi sertifikasi karantina ekspor dan impor, Kamis (27/8). 

Terobosan ini dihadirkan untuk memberikan kepastian durasi layanan (Service Level Agreement), mengikis potensi pungutan liar, serta memproteksi para pelaku usaha dari ancaman kerugian akibat denda inap kontainer.

Ket. Foto: Digitalisasi Layanan Badan Karantina Jawa Barat, salah satunya aplikasi REKAPIN. — Sumber: ANTARA/HO Badan Karantina Jawa Barat

Kepala Subbagian Umum Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (BKHIT) Jawa Barat Khori Arianti dalam keterangan di Bandung, Kamis, mengatakan sistem yang mengintegrasikan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), Perjanjian Kinerja (PK), dan akselerasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) itu dihadirkan untuk memastikan kepastian waktu layanan (Service Level Agreement/SLA) ekspor, impor, dan komoditas antararea secara transparan.

Melalui pemantauan SLA yang ketat dan pengawasan digital, REKAPIN dirancang menghilangkan praktik pungutan liar, mempercepat tindakan karantina, serta memangkas efisiensi waktu operasional eksportir dan importir di lapangan.

Khori menegaskan bahwa terobosan digital ini merupakan fondasi utama kepastian hukum dan efisiensi bagi iklim bisnis di Jawa Barat.

"Inovasi pelayanan publik bukan sekadar modernisasi sistem digital, melainkan komitmen nyata untuk memberikan kenyamanan dan kepastian bagi pelaku usaha," kata dia.

Selain efisiensi birokrasi, aplikasi REKAPIN turut menghadirkan kemudahan akses informasi perkarantinaan secara daring, meliputi fitur antrean daring, pendaftaran magang mahasiswa, hingga asisten FAQ berbasis chatbot 24 jam.

Peningkatan mutu layanan tersebut terbukti mendorong capaian nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Karantina Jawa Barat berada pada kategori sangat baik.

Khori menambahkan, penguatan pengawasan internal ini sangat krusial untuk menjaga transparansi biaya operasional para pelaku usaha agar tetap sesuai regulasi resmi.

"Sinergi antara pengawasan internal yang kuat dan pembangunan Zona Integritas melalui pemanfaatan aplikasi REKAPIN menjamin tidak adanya biaya di luar ketentuan baku. Hal ini sangat vital untuk mendorong daya saing komoditas unggulan asal Jawa Barat di pasar internasional," ujar dia.

Ke depan, Karantina Jabar berkomitmen terus mengembangkan terobosan layanan publik yang inklusif demi mendukung pertumbuhan iklim investasi daerah sekaligus menjaga kelestarian keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.

  • karantina jawa barat
  • rekapin
  • bkhit jabar
  • sertifikasi karantina

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.