Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dishub Bali Pastikan Operasional Trans Metro Dewata Terus Berlanjut Urai Kemacetan

1 Jumat, 28 Agu 2026, 01:56 WIB | Oleh:
Dishub Bali Pastikan Operasional Trans Metro Dewata Terus Berlanjut Urai Kemacetan Dishub Bali Pastikan Operasional Trans Metro Dewata Terus Berlanjut Urai Kemacetan Doc: ANTARA/Ni Putu Putri Muliantari
Ket. Kepala Dishub Bali I Kadek Mudarta dan Anggota DPR RI Irene Yusiana bahas keberlanjutan transportasi publik bus TMD di Denpasar, Kamis (27/8).

DENPASAR - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bali I Kadek Mudarta memastikan operasional transportasi publik Trans Metro Dewata (TMD) terus berlanjut sebagai strategi utama mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan perkotaan Sarbagita, Kamis (27/8). 

"Keberlanjutan transportasi publik itu pasti, kalau ditanyakan kepada saya sebagai Kepala Dinas Perhubungan, tentu pasti saya jawab harus berlanjut tidak ada cerita kita menekan kemacetan tanpa angkutan umum dalam bauran strateginya, itu tidak mungkin," kata Mudarta di Denpasar, Kamis.

Dalam diskusi Bali Bicara itu, Kepala Dishub Bali mengatakan bahwa opsi membangun atau melebarkan jalan saja tanpa diimbangi pengembangan transportasi publik hanya akan menunda persoalan lalu lintas untuk beberapa tahun ke depan, bahkan berisiko menghadirkan masalah yang jauh lebih besar.

Selama ini, lanjutnya, pembenahan transportasi terlalu berfokus pada penambahan kapasitas jalan, sementara pemanfaatan ruang jalan secara efektif belum dilakukan secara optimal.

Ia juga menyadari persoalan pada pemanfaatan transportasi umum juga pada keterbatasan jangkauan bus TMD yang saat ini baru mencakup sekitar 10 persen wilayah kawasan perkotaan Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan).

Namun untuk hal itu, ia mengatakan Dishub Bali sedang menyiapkan skema perbaikan layanan.

"Backbone layanannya yaitu bus-bus besar sudah tersedia namun untuk menjangkau daerah yang lebih luas, solusinya adalah membangun feeder atau angkutan pengumpan berukuran lebih kecil melalui kerja sama dengan pemerintah kabupaten/kota agar layanan semakin dekat dengan masyarakat," ujar Mudarta.

Ia menambahkan, pembenahan angkutan umum tidak hanya bergantung pada penyediaan bus atau sarana fisik semata, melainkan juga membutuhkan perubahan pola hidup dan cara pandang masyarakat sejak dini.

Pembiasaan berjalan kaki serta pemanfaatan angkutan publik perlu ditanamkan kepada anak-anak sejak dari lingkungan keluarga agar tidak bergantung pada kendaraan pribadi.

Peningkatan kelayakan dan jangkauan armada TMD ini diharapkan mampu meyakinkan pengambil kebijakan di daerah, memperkuat komitmen implementasi, serta meningkatkan minat investor untuk melakukan pendanaan bersama.

Keberlanjutan bus TMD juga mendapat dukungan dari Anggota Komisi V DPR RI Irene Yusiana Roba Putri yang menegaskan bahwa keberadaan transportasi publik merupakan sebuah keharusan demi menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Hadirnya transportasi umum itu bukan soal pilihan, melainkan keharusan dan masalah keadilan sosial, walaupun kondisinya saat ini belum sempurna, hal ini harus terus disuarakan agar pengawasannya berjalan baik," kata Irene.

Ia juga menyatakan bahwa DPR RI terus berkomitmen menjaga keadilan penganggaran pada postur APBN untuk mendukung transportasi publik di daerah.

Menurut Irene, semua daerah termasuk Bali memiliki peluang yang sama untuk mengakses subsidi transportasi dari pemerintah pusat.

"Pusat tidak boleh menutup mata terhadap kebutuhan subsidi transportasi jika realitanya daerah belum bisa mandiri, kuncinya adalah inisiatif dari pemerintah daerah dan legislatif di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk lebih jujur dan terbuka menyampaikan kebutuhan fasilitas pendukungnya ke pusat," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Gulung Isenmulang, Persib Hanya Terpaut 2 Poin dari Puncak

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gulung Isenmulang, Persib H...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.