Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Xavi Hernandez Janjikan Energi Baru untuk Timnas Belanda usai Gagal di Piala Dunia 2026

📅 Kamis, 27 Agu 2026, 00:30 WIB | Oleh:
Xavi Hernandez Janjikan Energi Baru untuk Timnas Belanda usai Gagal di Piala Dunia 2026 Doc: Istimewa
Ket. Xavi Hernandez.

AMSTERDAM – Pelatih baru Timnas Belanda, Xavi Hernandez, menjanjikan permainan atraktif sekaligus mentalitas untuk selalu meraih kemenangan selama menangani De Oranje.

Mantan gelandang sekaligus pelatih Barcelona itu telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun hingga Piala Dunia berikutnya. Xavi ditugaskan membawa energi baru bagi Belanda yang tersingkir pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Dalam konferensi pers perdananya, Rabu (26/8), Xavi menegaskan bahwa membangun kekompakan tim menjadi prioritas utama sebelum berbicara mengenai gaya permainan.

“Kami memiliki banyak pemain berbakat, tetapi yang paling penting bagi saya adalah menciptakan sebuah tim dan kelompok yang kuat. Dalam hal sepak bola, kami ingin menjadi tim yang sangat berani, mendominasi pertandingan dan mengambil inisiatif dengan bola,” kata Xavi.

Ia juga ingin melihat Belanda bermain dengan penuh gairah, ambisi, dan keinginan kuat untuk menang.

“Kami di sini untuk berkompetisi, menikmati permainan, dan kami di sini untuk menang. Saya tegaskan, kami di sini untuk menang. Saya sangat percaya pada proyek ini dan para pemain. Saya sangat bersemangat untuk memulainya,” ujar Xavi.

Penunjukan Xavi membuatnya menjadi pelatih asing pertama yang menangani Timnas Belanda dalam hampir 50 tahun. Sosok terakhir dari luar negeri yang menukangi De Oranje adalah pelatih Austria, Ernst Happel, saat Piala Dunia 1978.

Meski berstatus orang asing, Xavi mengaku sangat memahami filosofi sepak bola Belanda. Ia bahkan menyebut dirinya sebagai pengagum konsep “total football”, filosofi yang dikembangkan Rinus Michels dan Johan Cruyff dan kemudian turut memberikan pengaruh besar terhadap sepak bola Barcelona.

Xavi sendiri menghabiskan sebagian besar kariernya sebagai pemain di Barcelona dan menjadi salah satu pemain penting dalam era sepak bola berbasis penguasaan bola klub Catalan tersebut.

“Saya memahami bahwa sekarang saya adalah orang asing di sini, tetapi saya belajar banyak dari cara bermain Belanda. Apa yang saya pelajari itu ingin saya kembalikan kepada federasi,” tuturnya.

Xavi menyadari tantangan menangani tim nasional dengan tradisi besar seperti Belanda. Namun, ia justru mengaku menikmati tekanan tersebut.

“Saya memahami di mana saya berada dan saya merasakan tekanan itu. Tetapi saya menyukai tekanan seperti ini dan saya adalah seorang pemenang. Itulah yang saya tunjukkan sepanjang karier sebagai pemain maupun pelatih, dan saya siap,” katanya.

Pelatih asal Spanyol itu juga menegaskan ingin menciptakan suasana kekeluargaan di dalam skuad.

“Saya di sini untuk membantu semua pemain dan staf. Saya ingin menciptakan sebuah keluarga besar untuk meraih kemenangan. Itulah tujuan utama kami sekarang, dan terutama bagi saya sebagai pelatih kepala.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.