- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kepala Intelijen Ekuador d...
Kepala Intelijen Ekuador dan 5 Warga Amerika Tewas dalam Kecelakaan Helikopter di Kenya
Kamis, 20 Agu 2026, 08:20 WIBJAKARTA - Kepala intelijen Ekuador, Michele Sensi-Contugi, dan istrinya tewas dalam kecelakaan helikopter di Kenya, Rabu (19/8).
Menurut laporan BBC, Sensi-Contugi dan istrinya, Stephany Hollihan, termasuk di antara tujuh orang yang tewas ketika kecelakaan terjadi di Kabupaten Samburu sekitar pukul 09.13 pada hari Rabu.
Lima korban lainnya adalah warga Amerika, kata juru bicara Departemen Luar Negeri AS.
Otoritas Penerbangan Sipil Kenya (KCAA) mengatakan helikopter sedang melakukan penerbangan wisata dari kawasan konservasi satwa liar di Loisaba ke Ewaso Nyiro, sebuah sungai yang mengalir di sepanjang beberapa cagar alam nasional.
Kabupaten Samburu merupakan destinasi wisata populer dengan banyak kawasan konservasi satwa liar swasta dan terkenal dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan.
Ekuador belum memberikan rincian tentang kematian Sensi-Contugi (44)Â yang diangkat sebagai direktur jenderal Pusat Intelijen Strategis pada tahun 2024.
Kantor presiden memimpin penghormatan atas nama pemerintah dan menyatakan berduka atas kematian kepala intelijen tersebut.
Mantan Presiden Ekuador Guillermo Lasso mengatakan Sensi-Contugi meninggal dalam kecelakaan helikopter tersebut.
Lady Lori Helicopters, operator pesawat Eurocopter EC130 B4, mengatakan pihaknya "sangat sedih" atas kecelakaan tersebut.
"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kepada para tamu, awak kapal, keluarga dan orang-orang terkasih mereka, serta semua pihak yang terkena dampak kecelakaan tragis ini," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Menurut memo yang dilihat oleh CBS News, salah satu warga Amerika yang tewas dalam kecelakaan itu adalah jurnalis NBCUniversal, José Alberto Suárez.
Dalam memo tersebut, NBCUniversal menyebut Suárez sebagai "pemimpin yang sangat dihormati dan teman serta kolega yang dicintai."
"José adalah kolega dan mentor yang luar biasa bagi banyak orang," bunyi memo tersebut.
Menurut media lokal dan AS, pemilik restoran di Miami, Roger Duarte, termasuk di antara warga Amerika yang tewas dalam kecelakaan tersebut.
Mengomentari kematiannya di X, Anggota Kongres AS Carlos Antonio Gimenez menulis: "Doa kami menyertai orang-orang terkasih mereka selama masa yang sangat sulit ini. Semoga kenangan mereka menjadi berkah."
Empat korban Amerika lainnya belum diidentifikasi.
Laporan sebelumnya menyebutkan tujuh orang, enam turis dan seorang pilot, tewas dalam kecelakaan itu.
Kecelakaan helikopter bukanlah hal yang jarang terjadi di Kenya.
Pada bulan Februari, sebuah kecelakaan helikopter di wilayah Nandi, Lembah Rift, menewaskan enam orang, termasuk seorang anggota parlemen.
Pada tahun 2024, kepala militer, Jenderal Francis Omondi Ogolla, meninggal setelah helikopter militer yang membawa 11 orang jatuh di bagian barat negara itu, hanya dua orang yang selamat.
Pada Juni 2021, setidaknya 10 tentara tewas ketika helikopter mereka jatuh saat mendarat di dekat ibu kota, Nairobi.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.