Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Insidious 6 Siap Meneror Penonton dengan Kisah Ibu, Trauma Masa Lalu, dan Iblis Mengerikan

📅 Rabu, 19 Agu 2026, 16:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Insidious 6 Siap Meneror Penonton dengan Kisah Ibu, Trauma Masa Lalu, dan Iblis Mengerikan Doc: AFP
Ket. Penggemar waralaba "Insidious" menganggap Lin Shaye sebagai sosok yang menjadi jantung dari rangkaian film tersebut.

Los Angeles – Saat mulai menulis Insidious: Out of the Further, film keenam dari waralaba horor populer tersebut, sutradara Jacob Chase menuangkan ketakutannya menghadapi sebuah perubahan besar dalam hidup, yakni menjadi seorang ayah.

"Saya pertama kali menjadi seorang ayah dan saya merasa takut menjadi seorang ayah," kata Chase kepada AFP.

"Saya sangat khawatir akan membesarkan anak dengan cara yang salah. Saya juga banyak memikirkan pola asuh, terutama dengan membandingkannya dengan cara saya dibesarkan."

Film yang mulai tayang di bioskop Amerika Serikat pada Jumat tersebut kembali membawa penonton ke dunia The Further, sekaligus menghadirkan para iblis yang menghuni dimensi tersebut.

Tokoh utama film ini adalah seorang perempuan yang ingin menjadi ibu yang baik dan melindungi putrinya dari berbagai pengalaman buruk yang pernah dialaminya. Namun, dalam upayanya tersebut, ia justru berubah menjadi versi terburuk dari dirinya sendiri.

"Saya ingin menciptakan karakter yang dihantui masa lalunya... pengalaman dengan Insidious. Karakter ini sudah memiliki trauma dari masa lalu dan berusaha mati-matian untuk melarikan diri dari dosa-dosanya sebagai seorang ibu," ujar Chase.

Hasilnya adalah film dengan atmosfer mencekam yang secara perlahan membawa penonton ke sisi lain, sekaligus memperlihatkan teror yang berusaha menyusup ke dunia para karakter.

Dibintangi Amelia Eve, Lin Shaye, Brandon Perea, dan Sam Spruell, Insidious: Out of the Further menghadirkan arah cerita dan karakter baru dalam waralaba yang telah meraup lebih dari 740 juta dolar AS di box office global.

Terus Berkembang

Film ini mengikuti kisah Gemma (Amelia Eve), seorang ibu tunggal muda yang membesarkan putrinya di rumah yang sama tempat ia tumbuh. Rumah tersebut menyimpan berbagai kenangan traumatis dari masa lalunya.

Di rumah itu, Gemma mengetahui bahwa dirinya tidak hanya dapat memasuki dunia setelah kematian, tetapi juga membawa para penghuni dunia tersebut ke dunia orang hidup. Kemampuan itu membuatnya menjadi sasaran berbagai entitas mengerikan sekaligus membahayakan putrinya.

Bagi aktris Inggris berusia 34 tahun tersebut, kesempatan tampil dalam film ini menjadi pengalaman yang menarik.

"Disambut masuk ke dalam waralaba ini adalah satu hal, tetapi mendapat kesempatan untuk memperkenalkan sisi baru dari dunia luar biasa ini merupakan berkah yang berbeda," kata Eve kepada AFP.

Untuk membangun hubungan protektif antara dirinya dan putrinya dalam film, Eve mengambil inspirasi dari hubungannya dengan saudara-saudara perempuannya.

"Orang-orang yang rela kamu lakukan apa saja untuk mereka," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.