Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Inilah 'Wanita Laut', Penyelam Berusia 80 Tahun Tanpa Tabung Oksigen di Perairan Dingin Jepang

📅 Kamis, 13 Agu 2026, 00:00 WIB | Oleh:

Angkatan kerja yang menua merupakan salah satu tantangan terbesar. Perempuan muda semakin banyak memilih karier lain, sementara perempuan yang lebih tua akhirnya pensiun dari pekerjaan yang membutuhkan tenaga fisik yang besar.

Beberapa komunitas kesulitan menemukan penyelam muda.

Masalah ini terutama terlihat di beberapa komunitas pesisir yang lebih kecil.

Reuters melaporkan pada tahun 2024 bahwa jumlah Ama di distrik Shirahama, Minamiboso, telah menurun menjadi 40 orang pada tahun 2023, turun 70 persen dari tahun 2006. Usia rata-rata mereka meningkat dari 68 menjadi 72 tahun selama periode tersebut.

Pekerjaan ini bisa sangat menuntut fisik dan relatif bergaji rendah, sehingga sulit untuk membujuk generasi muda untuk menjadikannya sebagai mata pencaharian.

Namun, masih ada perempuan yang berusaha melestarikan praktik ini. Reuters melaporkan bahwa Ayumi Inoue, yang saat itu berusia 51 tahun, telah berlatih menjadi seorang Ama setelah tumbuh dewasa menyaksikan perempuan-perempuan yang lebih tua di komunitasnya mempraktikkan tradisi tersebut.

Perubahan di lautan menambah tantangan lain.

Penurunan jumlah penyelam bukanlah satu-satunya ancaman.

Masyarakat Ama juga bergantung langsung pada kesehatan ekosistem pesisir. Perubahan sumber daya laut dapat memengaruhi spesies yang secara tradisional mereka panen dan membuat pekerjaan tersebut kurang dapat diprediksi.

Otoritas pariwisata Jepang telah menyoroti penurunan sumber daya laut sebagai masalah utama lain bagi komunitas Ama. Seiring perubahan ketersediaan kehidupan laut, kelayakan ekonomi penyelaman bebas tradisional menjadi semakin sulit.

Bagi masyarakat Ama, hilangnya sumber daya laut dapat mengancam mata pencaharian mereka dan praktik budaya yang terkait dengannya.

Terlepas dari tekanan-tekanan ini, olahraga menyelam Ama belum menghilang.

Dinas Taman Nasional Jepang mengatakan masih ada lebih dari 600 Ama yang bekerja di Mie, sementara Toba dan Shima tetap menjadi pusat tradisi tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Megapolitan
Pemkot Bogor Tertibkan 516 ...
Daerah
CFD Pontianak Kembali Digel...

Morowali Memanas! 75 TKA Dievakuasi Polisi Usai Bentrokan

25 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Daerah
Morowali Memanas! 75 TKA Di...
Ekonomi
Bikin Kaget! Transaksi QRIS...
Advertisement
Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

Daftar Terakhir Perolehan Medali Asian Games 2026: Indonesia Posisi ke-16

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.