Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng

📅 Selasa, 11 Agu 2026, 15:10 WIB | Oleh:
Tumbuh Kuat, BI Sebut Industri Pengolahan dan Perdagangan Jadi Penopang Ekonomi Jateng Doc: antara foto
Ket. Kepala Perwakilan BI Jateng M Noor Nugroho, di Semarang, Selasa (11/8).

SEMARANG - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Jawa Tengah (Jateng) menyatakan bahwa industri pengolahan dan perdagangan menjadi penopang ekonomi wilayah tersebut yang tumbuh secara kuat.

Kepala Perwakilan BI Jateng M Noor Nugroho, di Semarang, Selasa (11/8), menyampaikan bahwa industri pengolahan pada triwulan II 2026 meningkat sebesar 5,03 persen (year on year), lebih tinggi dibanding triwulan sebelumnya sebesar 4,04 persen (yoy).

Menurut dia, peningkatan kinerja Industri pengolahan, terutama dipengaruhi oleh peningkatan kinerja ekspor barang industri yang tumbuh 41,26 persen (yoy) pada periode laporan.

Peningkatan ekspor didorong oleh kinerja ekspor komoditas TPT (Tekstil dan Produk Tekstil), kayu furnitur, alas kaki, dan bahan makanan.

Peningkatan kinerja Industri Pengolahan juga tercermin pada perbaikan SBT (Saldo Bersih Tertimbang) Industri Pengolahan berdasarkan hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) pada triwulan II 2026.

Ia menyebutkan sumber pertumbuhan terbesar selanjutnya berasal dari Lapangan Usaha (LU) Perdagangan yang tumbuh sebesar 7,52 persen (yoy) pada triwulan II 2026, lebih tinggi dibandingkan triwulan I 2026 sebesar 5,22 persen (yoy).

Pertumbuhan Perdagangan didorong oleh konsumsi masyarakat yang masih terjaga terutama pada saat HBKN Idul Adha 2026 dan libur panjang seiring dengan mobilitas masyarakat yang meningkat 5,09 persen (yoy) dibanding tahun lalu.

Selain itu, ajang Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada triwulan II 2026 juga mendorong penjualan produk jersey, aksesoris, maupun produk terkait lainnya.

Kemudian, penyediaan akomodasi dan makan-minum (akmamin) menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi Jateng terbesar dan mengalami pertumbuhan tertinggi.

Penyediaan akmamin tumbuh sebesar 12,80 persen (yoy) pada triwulan II 2026, meskipun melambat dari triwulan sebelumnya sebesar 14,14 persen (yoy).

Kinerja penyediaan akmamin yang masih terjaga terutama didukung oleh kinerja sektor akomodasi dan makan-minum pada HBKN Idul Adha dan libur panjang seiring dengan peningkatan mobilitas masyarakat, serta program prioritas nasional yang berlanjut.

Sedangkan pertumbuhan dari sisi pengeluaran terutama berasal dari Konsumsi Rumah Tangga (RT) dan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) atau Investasi.

Dari sisi lapangan usaha, sumber pertumbuhan terutama berasal dari industri pengolahan dan perdagangan.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga dengan pangsa terbesar terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebesar 59,73 persen tetap tumbuh kuat.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Marketing VALTEKINDO
Marketing VALTEKINDO
21 Aug 2026, 15:15 WIB.

Ulasan yang sangat komprehensif mengenai ketangguhan ekonomi Jateng; melihat industri pengolahan, khususnya sektor tekstil dan pengolahan makanan, yang mampu tumbuh hingga 5,03 persen di triwulan kedua ini memberikan optimisme baru bagi kita para pelaku di sektor manufaktur bahwa fundamental industri lokal memiliki daya saing ekspor yang luar biasa tangguh.

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

Timnas Indonesia Libas Singapura 2-0, Ragnar dan Ole Romeny Ngamuk di Gelora Bung Karno

25 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.