Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ITSEC Asia Luncurkan Akademi Cybersecurity dan AI untuk Perkuat Talenta Digital Indonesia

📅 Senin, 10 Agu 2026, 19:21 WIB | Oleh:

Peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai konsep cybersecurity dan AI, tetapi juga menjalani asesmen, pembelajaran adaptif, praktik, simulasi, dan evaluasi kemampuan.

Didukung Teknologi Asesmen dan Simulasi

Untuk mendukung proses pembelajaran, akademi tersebut mengembangkan ekosistem teknologi yang mencakup asesmen kompetensi, pengelolaan pembelajaran, pembelajaran berbasis AI, simulasi keamanan siber, hingga program cyber awareness.

Salah satunya adalah AKSI (Asesmen Kompetensi Sistematis dan Integratif) yang digunakan untuk mengidentifikasi kompetensi kandidat, termasuk kemampuan teknis, aptitude, dan soft skills.

Kemudian terdapat CAKRA (Capaian Akademik Kompetensi Siber Resiliensi Akselerasi) yang digunakan untuk mendukung pengelolaan pembelajaran dan kompetensi dalam satu lingkungan.

Untuk pembelajaran berbasis AI, SAKTI (Sistem AI untuk Kompetensi, Teknologi, dan Inovasi) menyediakan jalur pembelajaran adaptif yang mencakup AI, cybersecurity, intelligence, data, dan programming. Platform tersebut juga dilengkapi evaluasi yang dipersonalisasi serta fitur proctoring dan anti-kecurangan.

Sementara itu, PERISAI (Platform Emulasi Realistik untuk Intelijen Siber dan Ancaman Infrastruktur) digunakan sebagai cyber range berbasis AI untuk mensimulasikan skenario cybersecurity, AI security, dan intelligence.

Adapun JAGA (Jaringan Awareness dan Governance untuk Aset Nasional) diarahkan untuk mendukung program cyber awareness organisasi melalui simulasi phishing berbasis AI, pelatihan interaktif, dan analitik kinerja.

Rangkaian teknologi tersebut dirancang untuk menghubungkan tahapan asesmen, pembelajaran, praktik, simulasi, hingga evaluasi dalam satu proses pengembangan kompetensi.

Penguatan Talenta Muda

Pengembangan talenta juga dilakukan melalui program ITSEC CyberTalent yang ditujukan bagi talenta muda Indonesia yang memiliki potensi di bidang cybersecurity.

Dalam peluncuran akademi, ITSEC Asia memberikan dukungan kepada Ibrahim Al Abrar, pelajar asal Boyolali, Jawa Tengah, yang sebelumnya menerima Letter of Appreciation dari NASA setelah menemukan dan melaporkan kerentanan keamanan pada salah satu sistem publik NASA melalui program Vulnerability Disclosure Policy (VDP).

Dukungan yang diberikan mencakup perangkat untuk menunjang pembelajaran cybersecurity, sesi pelatihan privat bersama ahli cybersecurity ITSEC Asia, serta kesempatan mengikuti program magang di ITSEC Asia setelah memenuhi persyaratan yang berlaku.

Patrick mengatakan pengembangan talenta tidak hanya membutuhkan kemampuan, tetapi juga akses terhadap pembelajaran, pendampingan, dan pengalaman industri.

Menurut dia, talenta dengan kemampuan di bidang cybersecurity dapat muncul dari berbagai daerah sehingga akses terhadap kesempatan pengembangan kompetensi menjadi salah satu faktor penting.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.