Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penajam Paser Utara Terapkan Pertanian Modern untuk Dongkrak Produksi Padi.

📅 Sabtu, 08 Agu 2026, 19:48 WIB | Oleh:
Penajam Paser Utara Terapkan Pertanian Modern untuk Dongkrak Produksi Padi. Doc: Antara Foto
Ket. Lahan persawahan di salah satu wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), menggerakkan Brigade Pangan melakukan penerapan pertanian modern-advanced agriculture system (PM-AAS) sebagai upaya meningkatkan produksi tanaman padi di kabupaten setempat.

"Pemerintah kabupaten mulai menerapkan PM-AAS pada musim tanam padi tahun ini," ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian Kabupaten Penajam Paser Utara Gunawan ketika ditanya menyangkut pertanian modern di Penajam Paser Utara.

Ia mengatakan penerapan metode PM-AAS tersebut diharapkan dapat meningkatkan hasil panen pada setiap satu hektare lahan pertanian tanaman padi atau sawah yang dikelola petani di Kabupaten Penajam Paser Utara.

"Diharapkan dengan metode itu hasil panen petani minimal sekitar lima ton per hektare, selama ini hasil panen petani kisaran 3-4 ton per hektare," ujar dia. 

"Pada penerapan awal metode PM-AAS digerakkan 18 Brigade Pangan untuk menjadi percontohan bagi petani lainnya," katanya menambahkan.

Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki 29 Brigade Pangan, setiap Brigade Pangan beranggotakan 15 orang petani dibekali dibekali peralatan dan mesin pertanian modern yang dapat membantu petani menerapkan pertanian modern.

Metode PM-AAS salah satu inovasi modernisasi pertanian yang diterapkan tersebut digagas Kementerian Pertanian (Kementan), yang merupakan gabungan sistem tanam padi tabur langsung (tabela) dengan jajar legowo.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa metode PM-AAS membutuhkan benih padi yang lebih banyak dibandingkan sistem tanam tabela dan jajar legowo sehingga berpotensi meningkatkan hasil panen, kata dia, tetapi tidak membutuhkan banyak tenaga kerja, satu hektare sawah bisa ditangani satu orang menghemat ongkos tanam.

Uji coba penerapan PM-AAS tersebut dilakukan di Kecamatan Babulu di atas lahan persawahan dengan luas 893 hektare, kata Gunawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Jarak Pandang Terbatas, Ban...
Ekonomi
Tekan Kenaikan Harga, Pemka...
Daerah
ASN di Kepulauan Riau Bisa ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.