Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keren Kebijakan Baru Ini, NTB Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Karier ASN

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 04:05 WIB | Oleh:
Keren Kebijakan Baru Ini, NTB Terapkan Sistem Manajemen Talenta untuk Karier ASN Doc: Antara foto
Ket. Gubernur Nusa Tengara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal (kanan) didampingi Deputi Bidang Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN RI, Herman (kiri) mewakili Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta, Kamis (6/8).

MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) selangkah lagi menerapkan sistem manajemen talenta sebagai dasar pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan transformasi birokrasi harus dimulai dari pembenahan sistem pengelolaan sumber daya manusia aparatur. Pengembangan karier ASN, kata dia, harus dibangun melalui sistem yang objektif, transparan, dan berbasis kinerja serta potensi.

"Pengembangan karier ASN tidak boleh lagi bergantung pada kontestasi sesaat. Ke depan, karier aparatur harus dipandu oleh manajemen talenta ASN berbasis kinerja dan potensi sehingga adil dan menguntungkan organisasi," kata Iqbal melalui keterangan resmi diterima di Mataram, Kamis.

Hal tersebut disampaikan di hadapan Deputi Bidang Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN RI, Herman mewakili Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh di Jakarta.

Ia menjelaskan pembangunan sistem manajemen talenta merupakan bagian dari implementasi visi bangkit bersama menuju NTB provinsi kepulauan yang makmur mendunia, khususnya misi ketujuh yang menitikberatkan pada percepatan transformasi birokrasi menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, inovatif, dan kolaboratif.

"Saat ini Pemprov NTB mengelola 27.850 ASN, sehingga membutuhkan sistem pengelolaan karier yang modern, profesional, objektif, dan berbasis data," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tiga agenda pembangunan daerah, yakni pengentasan kemiskinan, penguatan ketahanan pangan, dan menjadikan NTB sebagai destinasi wisata kelas dunia, hanya dapat diwujudkan apabila didukung ASN yang kompeten, profesional, dan ditempatkan sesuai talenta terbaiknya.

Karena itu, pembangunan sistem manajemen talenta menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung keberhasilan agenda pembangunan daerah tersebut.

Iqbal juga memaparkan secara komprehensif pembangunan sistem manajemen talenta di lingkungan Pemprov NTB. Paparan tersebut mencakup identifikasi jabatan strategis yang kosong maupun yang akan kosong, pemetaan talenta ASN melalui talent mapping.

Selanjutnya penyusunan rencana suksesi, pengembangan kompetensi melalui Individual Development Plan (IDP), strategi retensi talenta, hingga simulasi pengisian jabatan berbasis data menggunakan aplikasi SIMATA BKN.

Seluruh instrumen tersebut disiapkan sebagai fondasi pengembangan karier ASN yang objektif, terukur, transparan, dan berkelanjutan.

Setelah melalui proses klarifikasi, konfirmasi, dan validasi terhadap seluruh materi yang dipaparkan, Deputi Bidang Penyelenggaraan Manajemen ASN BKN RI Herman mengapresiasi apresiasi atas kesiapan Pemprov NTB.

Menurutnya, pembangunan sistem manajemen talenta di Pemprov NTB telah menunjukkan kesiapan yang sangat baik dan telah siap untuk memasuki tahapan penetapan oleh Kepala BKN RI.

"Kesiapan Pemprov NTB sangat baik dan sudah siap. Selanjutnya akan kami dalami sehingga mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama rekomendasi Kepala BKN dapat segera keluar," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp89.500/...

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.