Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Jualan: Begini Cara Virtue Diagnostics Bangun Kemandirian Alat Kesehatan RI

📅 Jumat, 07 Agu 2026, 16:41 WIB | Oleh: Tim Redaksi

"Kami menyadari bahwa memasuki pasar Indonesia pada tahun 2024 bukanlah perjalanan yang mudah. Selain menghadapi kondisi pasar yang menantang, kami juga harus membangun kepercayaan terhadap produk IVD lokal di tengah dominasi merek-merek global yang telah hadir selama puluhan tahun," jelas Dr. Kurniasari.

Untuk menjawab tantangan itu, perusahaan melakukan diversifikasi dengan memperkuat penetrasi ke sektor swasta, termasuk rumah sakit, laboratorium klinik, dan faskes lainnya. Fokus utama adalah kualitas produk, inovasi berkelanjutan, dan layanan purna jual yang konsisten.

Strategi tersebut mulai membuahkan hasil. Hingga pertengahan 2026, Virtue Diagnostics telah memproduksi lebih dari 150 unit instrumen diagnostik dan 31.000 kit reagen yang digunakan di berbagai rumah sakit dan laboratorium di Indonesia.

"Pencapaian ini menjadi bukti bahwa produk IVD hasil manufaktur Indonesia mampu bersaing dari sisi kualitas, performa, maupun keandalannya. Kami bangga karena semakin banyak tenaga kesehatan yang mempercayakan pelayanan diagnostiknya kepada produk buatan dalam negeri," kata Dr. Kurniasari.

Komitmen mutu juga diperkuat dengan sertifikasi ISO 13485 untuk Sistem Manajemen Mutu Alat Kesehatan, yang menjamin seluruh proses produksi sesuai standar internasional.

Mulai Ekspor ke Pasar Global

Tidak hanya di domestik, Virtue Diagnostics juga mulai mengekspor reagen merek VIRTUEDX dan instrumen diagnostik VERCENTRA ke Filipina. Ekspansi ini menjadi bukti daya saing produk diagnostik buatan Indonesia di pasar global.

Ke depan, perusahaan akan terus meningkatkan investasi di R&D, menambah kapasitas manufaktur, menghadirkan inovasi baru, serta memperluas jaringan distribusi di dalam dan luar negeri.

PT Virtue Diagnostics Indonesia berharap dukungan kebijakan yang lebih kondusif bagi industri alat kesehatan nasional agar ekosistem manufaktur IVD semakin kuat, daya saing meningkat, dan ketergantungan impor berkurang.

"Kami optimistis, dengan menggabungkan kekuatan investasi global, kemampuan manufaktur lokal, inovasi teknologi, dan SDM Indonesia, kita dapat mewujudkan kemandirian alat kesehatan nasional serta menyediakan solusi diagnostik berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia," tutup kedua pimpinan Virtue Diagnostics.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kejutan Formasi 5-4-1 Timnas Indonesia, Luke Vickery Siap Menggebrak SUGBK di FIFA ASEAN Cup 2026

Kejutan Formasi 5-4-1 Timnas Indonesia, Luke Vickery Siap Menggebrak SUGBK di FIFA ASEAN Cup 2026

25 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.