Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kenapa Tiba-tiba Menhan Usulkan Latihan TNI Digelar Tiga Kali Setahun?

📅 Kamis, 06 Agu 2026, 02:18 WIB | Oleh:
Kenapa Tiba-tiba Menhan Usulkan Latihan TNI Digelar Tiga Kali Setahun? Doc: Antara foto
Ket. Tank marinir dan prajurit dalam rangkaian latihan terintegrasi tiga matra di Dabo Singkep, Lingga, Kepri, Rabu (5/8).

BATAM - Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengusulkan latihan terintegrasi dan pembinaan TNI dilaksanakan dua hingga tiga kali dalam setahun untuk memperkuat kesiapan personel, alat utama sistem senjata (alutsista), dan dukungan operasi.

Sjafrie menyampaikan usulan tersebut usai menyaksikan latihan terintegrasi tiga matra TNI di Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau, Rabu.

"Program latihan baik terintegrasi maupun latihan pembinaan di masing-masing angkatan tidak boleh dilaksanakan hanya satu kali dalam satu tahun. Latihan ini akan kita lakukan dua atau tiga kali dalam satu tahun," katanya.

Menurut Sjafrie, peningkatan frekuensi latihan diperlukan agar kesiapan prajurit, alutsista, dan dukungan logistik tetap terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan negara.

Ia mengatakan pelaksanaan latihan yang lebih intensif memerlukan dukungan anggaran yang memadai. Karena itu, kehadiran pimpinan Komisi I DPR RI dalam kegiatan tersebut dinilai penting untuk mendukung kebutuhan pembiayaan latihan TNI.

Sebaiknya Anda baca juga:

Selain meningkatkan frekuensi latihan, Kementerian Pertahanan juga akan mengoptimalkan pemanfaatan produk industri pertahanan dalam negeri, termasuk kendaraan tanpa awak untuk pengawasan (unmanned surveillance vehicle) yang direncanakan digunakan dalam pengamanan wilayah perbatasan.

Menurut Sjafrie, teknologi tersebut akan mendukung TNI dalam mendeteksi berbagai aktivitas ilegal di wilayah darat maupun laut sebagai bagian dari penguatan sistem pertahanan nasional.

Ia menegaskan pengembangan industri pertahanan dalam negeri merupakan bentuk pertanggungjawaban pemerintah dalam memperkuat kemampuan pertahanan sekaligus mendukung kemandirian alutsista nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.