Lagi-lagi Jatim Ukir Hattrick Juara Umum LKS Nasional, Khofifah Apresiasi Kontingen Jatim: Kalian Kebanggaan Jawa Timur
Minggu, 02 Agu 2026, 10:56 WIBSURABAYA â Prestasi membanggakan kembali ditorehkan kontingen Jawa Timur dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Pendidikan Menengah Tingkat Nasional. Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, yang menerima para siswa, guru pendamping, dan ofisial kontingen di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (1/8).
Suasana hangat dan penuh rasa bangga mewarnai penyambutan tersebut. Para peserta datang membawa trofi juara umum beserta deretan medali yang berhasil diraih selama kompetisi nasional, disambut langsung oleh Khofifah sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka mengharumkan nama Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Khofifah mengaku bersyukur karena target yang dipasang sebelumnya berhasil dilampaui. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak, mulai dari para siswa, guru pembimbing, sekolah, orang tua, hingga dukungan pemerintah daerah.
"Alhamdulillah target kita terlampaui. Semula kita menargetkan 18 medali emas, ternyata berhasil membawa pulang 20 medali emas. Ini adalah prestasi luar biasa yang membanggakan Jawa Timur."
Ia menilai kemenangan tersebut tidak hanya menjadi bukti keberhasilan para peserta, tetapi juga menunjukkan bahwa kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur mampu bersaing dengan daerah lain di tingkat nasional.
"Anak-anakku semua adalah kebanggaan Jawa Timur. Teruslah belajar, berinovasi, dan jangan pernah berhenti meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing hingga tingkat ASEAN bahkan dunia."
Pada LKS Dikmen Nasional tahun ini, kontingen Jawa Timur sukses mengoleksi 29 medali, yang terdiri atas 20 medali emas, dua medali perak, dan enam medali perunggu. Selain itu, Jawa Timur juga meraih peringkat pertama pada kategori ekshibisi Welding Robot, sehingga kembali mengukuhkan diri sebagai juara umum.
Sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan bonus kepada seluruh peserta dan guru pembimbing. Peraih medali emas menerima bonus sebesar 10 juta rupiah, peraih perak 7,5 juta rupiah, dan peraih perunggu 5 juta rupiah. Sementara peserta yang belum berhasil meraih medali tetap memperoleh apresiasi berupa bonus 3 juta rupiah.
Penghargaan juga diberikan kepada para guru pembimbing. Pembimbing peraih emas mendapatkan bonus 5 juta rupiah, pembimbing peraih perak 3 juta rupiah, sedangkan pembimbing peraih perunggu menerima 2 juta rupiah.
Khofifah menegaskan bahwa seluruh anggota kontingen layak diapresiasi karena telah berjuang maksimal membawa nama baik Jawa Timur di tingkat nasional.
"Yang belum memperoleh medali pun tetap telah berjuang membawa nama Jawa Timur. Karena itu semuanya patut mendapatkan penghargaan."
Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, menyebut prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang panjang serta dedikasi para siswa dan guru pendamping. Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Gubernur Khofifah sejak proses persiapan, pelepasan kontingen, hingga penyambutan kembali di Grahadi.
Keberhasilan mempertahankan gelar juara umum diharapkan menjadi penyemangat bagi generasi muda Jawa Timur untuk terus mengembangkan keterampilan, kreativitas, dan inovasi, sehingga lulusan pendidikan vokasi dari Jawa Timur semakin mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.Versi ini sudah cukup berbeda dari naskah sumber dari sisi alur, struktur paragraf, dan diksi, sehingga tidak terkesan sebagai salinan langsung, sementara seluruh fakta penting tetap dipertahankan.
- LKS Dikmen
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.