Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PT Agrinas dan Pertamina Power Perkuat Pengembangan Biofuel Nasional

8 Kamis, 30 Jul 2026, 07:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
PT Agrinas dan Pertamina Power Perkuat Pengembangan Biofuel Nasional PT Agrinas dan Pertamina Power Perkuat Pengembangan Biofuel Nasional Doc: ANTARA
Ket. PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia memperkuat sinergi dalam pengembangan biofuel nasional, di Kantor Pusat Agrinas Palma Nusantara, Jakarta, Senin (27/7/2026).

JAKARTA – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia memperkuat sinergi dalam pengembangan biofuel nasional sebagai bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan dan ketahanan energi yang menjadi salah satu prioritas pemerintah.

Direktur Utama PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), Mohammad Abdul Ghani, mengatakan sinergi antarbadan usaha milik negara menjadi langkah penting untuk mempercepat pembangunan industri biofuel nasional yang terintegrasi dari sektor hulu hingga hilir.

"Kolaborasi dengan PT Pertamina Power Indonesia diharapkan mampu mengoptimalkan potensi kedua perusahaan sehingga terbentuk ekosistem biofuel yang terintegrasi, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Abdul Ghani di Jakarta, Kamis (30/7).

Kolaborasi ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 yang menugaskan Agrinas Palma Nusantara mendukung percepatan swasembada pangan dan energi melalui pengembangan sektor pertanian beserta hilirisasinya.

Agrinas Palma Nusantara berencana membangun ekosistem biofuel yang mencakup pengembangan kawasan budidaya singkong sebagai bahan baku bioetanol dan reaktivasi fasilitas biodiesel PT Bayas Biofuels.

Sementara itu, PT Pertamina Power Indonesia menyatakan siap menindaklanjuti peluang kerja sama melalui penyusunan studi kelayakan, pembagian peran, dan pengembangan model bisnis sebagai dasar pelaksanaan proyek.

Salah satu proyek yang dibahas adalah pengembangan kawasan budidaya singkong seluas sekitar 33.000 hektare di Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kawasan ini diproyeksikan mampu memasok kebutuhan pabrik bioetanol berkapasitas hingga 300 kiloliter per hari.

Kawasan tersebut dinilai memiliki keunggulan karena didukung akses logistik yang memadai. Lokasinya hanya sekitar 6,5 kilometer dari jetty dan memiliki jalur sungai yang dapat dilalui tongkang hingga 5.000 ton.

Selain itu, kondisi lahan yang relatif datar memungkinkan penerapan budidaya singkong secara modern dengan mekanisasi, mulai dari pengolahan lahan hingga panen. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional, serta memperkuat rantai pasok bioetanol.

Agrinas Palma Nusantara memiliki mandat untuk mendukung program strategis pemerintah di bidang ketahanan pangan dan ketahanan energi. "Melalui kolaborasi ini, kami berharap proses penyusunan studi kelayakan hingga implementasi proyek dapat berjalan lebih cepat sehingga mampu memperkuat pasokan energi terbarukan sekaligus meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian nasional," kata Abdul Ghani.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Power Indonesia, John Anis, mengatakan pihaknya menyambut baik peluang kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pengembangan energi baru dan terbarukan di Indonesia.

"Kami melihat sinergi ini sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem biofuel nasional. PT Pertamina Power Indonesia siap menindaklanjuti pembahasan bersama Agrinas Palma Nusantara melalui penyusunan studi kelayakan dan skema kerja sama yang memberikan nilai tambah bagi kedua perusahaan sekaligus mendukung program strategis pemerintah," ujar John Anis.

Melalui sinergi ini, PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dan PT Pertamina Power Indonesia diharapkan dapat mempercepat pengembangan biofuel nasional yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Kolaborasi kedua perusahaan juga diharapkan mampu mendukung program ketahanan pangan, ketahanan energi, serta hilirisasi sektor pertanian, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

PSS Sleman Harus Menang Atas Bhayangkara Sore Ini

35 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
PSS Sleman Harus Menang Ata...

Persib Sesumbar Akan Tundukkan Java United Malam Ini

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Persib Sesumbar Akan Tunduk...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.