Krisis Perdagangan Manusia Daring Mulai Intai Kawasan Afrika

Rabu, 29 Jul 2026, 22:21 WIB

NAIROBI - Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Selasa (28/7) memperingatkan bahwa ratusan ribu orang di seluruh Afrika telah diperdagangkan oleh jaringan kriminal dan dipaksa masuk ke dalam operasi penipuan daring yang menghasilkan miliaran dolar keuntungan ilegal setiap tahunnya, lapor Xinhua pada Rabu (29/7).

IOM mengatakan jaringan perdagangan manusia semakin menargetkan para pencari kerja di Afrika Timur, Tanduk Afrika, dan Afrika bagian selatan, dengan memaksa para korban terlibat dalam kegiatan ilegal. Semua itu terjadi di tengah laporan bahwa warga negara Kenya, Ethiopia, dan negara-negara tetangga telah menjadi korban perdagangan manusia dan dibawa ke kompleks penipuan yang beroperasi di Asia.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/TAHA JAWASHI

"Teridentifikasinya warga Afrika Timur di antara para korban yang diselamatkan dari kompleks penipuan menunjukkan bahwa perdagangan manusia untuk kejahatan paksa tidak lagi menjadi ancaman yang jauh. Jaringan kriminal secara aktif menargetkan para pencari kerja di kawasan kami dengan janji palsu mengenai pekerjaan di luar negeri," kata Frantz Celestin, direktur regional IOM untuk Afrika Timur, Tanduk Afrika, dan Afrika Bagian Selatan, dalam pernyataan yang dirilis di Nairobi, ibu kota Kenya.

Menjelang Hari Anti Perdagangan Manusia Sedunia yang diperingati pada 30 Juli dengan tema "Terjebak di Balik Penipuan" (Trapped Behind the Scam), IOM mengatakan bahwa meningkatnya ancaman tersebut menyoroti bagaimana jaringan kriminal terorganisasi mengeksploitasi harapan orang-orang yang mencari peluang kerja di luar negeri.

IOM mengatakan bahwa selama periode 2022 hingga 2025, pihaknya telah membantu lebih dari 3.500 korban perdagangan manusia untuk kejahatan paksa di seluruh Asia Tenggara. Para korban tersebut berasal dari 39 negara, dengan jumlah terbesar berasal dari Indonesia, India, Sri Lanka, Ethiopia, Kenya, dan Bangladesh. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

2 Jembatan Besar di Flores Rusak Parah, Menteri PU: Harus Selesai September & Tahan Gempa

Jangan Asal Pakai AI! Wamenkomdigi Soroti Risiko di Sektor Keuangan

BPJS Ketenagakerjaan Genjot Kepesertaan Pekerja Informal Lewat 3R

Amankan Ajang Merdeka Run di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 784 Personel

Sabtu, Samsat Keliling Polda Metro Jaya Hanya Buka di Depok, Tangerang dan Bekasi

Kemenpar Pasang Target Besar: Dieng Culture Festival Harus Bikin Wisata RI Makin Mendunia

Harga Emas Antam pada Sabtu (29/8) Anjlok Rp48.000 Menjadi Rp2,670 Juta/Gr

Dinas Pertanian Sumatera Selatan Sosialisasi Juknis Penyaluran Pupuk Subsidi ke Penyuluh

Terdata Desil 9, BPS Perbarui Data Warga Kulon Progo Timbul Jadi Desil 3

Komit Lestarikan Lingkungan, PT Angkasa Pura Tanam 14.000 Mangrove di Kubu Raya

Peter Cullen, Pengisi Suara Optimus Prime Meninggal Dunia di Usia 85 Tahun

Jumlah Korban Tewas Akibat Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-Tiongkok Terus Bertambah

Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Perkuat Tracing TB melalui Program CKG

Tiongkok Ingatkan Risiko Bencana Longsor Lanjutan di Perbatasan Nepal

Mulai Hari Ini, Draf PPHN Bisa Diakses Publik di Laman Resmi MPR RI

Rekomendasi Acara Akhir Pekan di Jakarta: Ada Pertunjukan Tari Balet di TIM hingga Pameran Wastra Nusantara di Museum Tekstil

Jaga Stabilitas Harga, Perum Bulog Sumut Siap Salurkan Beras SPHP dan Minyakita

Pemprov Sumut Terus Antisipasi Lonjakan Harga Daging Ayam Ras Tembus Rp50.000/Kg

Pameran Antropologi dan Fotografi Malangan Hadir di Museum Seni Rupa dan Keramik Jakarta, Catat Tanggalnya!

Pergelangan Kaki Bermasalah, Carlos Baleba Harus Absen Tiga Pekan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.