Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

J&T Express Tembus Rata-Rata 101 Juta Paket Pengiriman per Hari pada Kuartal II 2026

📅 Senin, 27 Jul 2026, 19:20 WIB | Oleh:

Indonesia Tumbuh Lebih dari 65 Persen

Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan positif pada kuartal II 2026. Volume pengiriman J&T Express di Indonesia meningkat lebih dari 65 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pertumbuhan tersebut didorong oleh tingginya aktivitas e-commerce di berbagai kategori produk. Tiga kategori pengiriman terbesar meliputi fashion, dokumen, dan kecantikan.

Kategori fashion menjadi kontributor terbesar dengan porsi lebih dari 45 persen dari total volume pengiriman di Indonesia.

Kinerja tersebut semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pasar penting yang berkontribusi terhadap pertumbuhan J&T Express di kawasan Asia Tenggara.

CEO J&T Express Indonesia, Robin Lo, mengatakan peningkatan volume pengiriman di Indonesia mencerminkan pertumbuhan kepercayaan pelanggan terhadap layanan perusahaan seiring dengan semakin berkembangnya ekosistem e-commerce nasional.

"Pertumbuhan volume pengiriman di Indonesia pada kuartal II 2026 merupakan refleksi dari meningkatnya kepercayaan pelanggan serta semakin matangnya ekosistem e-commerce nasional. Sebagai salah satu pasar strategis J&T Express di Asia Tenggara, Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan bisnis Perseroan di tingkat regional," ujar Robin melalui siaran pers pada hari Senin (27/7).

Volume Pengiriman di Tiongkok Capai 6,211 Miliar Paket

Di Tiongkok, J&T Express juga mencatat pertumbuhan volume pengiriman meski menghadapi dinamika industri yang terus berkembang.

Pada kuartal II 2026, volume pengiriman di pasar Tiongkok mencapai 6,211 miliar paket, meningkat 10,6 persen YoY. Rata-rata volume pengiriman harian mencapai 68,2 juta paket.

Untuk mendukung peningkatan volume tersebut, J&T Express menambah delapan jalur sortir otomatis di Tiongkok. Dengan penambahan tersebut, total jalur sortir otomatis perusahaan di negara tersebut mencapai 346 jalur.

Penambahan kapasitas infrastruktur tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan operasional sekaligus memperkuat efisiensi proses sortir.

Perusahaan juga terus menyesuaikan strategi bisnis dengan dinamika industri di Tiongkok melalui optimalisasi struktur jaringan, penguatan basis pelanggan, dan peningkatan efisiensi operasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...

Pasar pangan murah menjangkau warga Jakarta

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...

Trisakti Bantu Warga Duri Kosambi Olah Sampah

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

2 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

2 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.