Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lebak Terapkan Teknologi IB untuk Tingkatkan Populasi Kerbau

📅 Minggu, 26 Jul 2026, 05:35 WIB | Oleh:
Lebak Terapkan Teknologi IB untuk Tingkatkan Populasi Kerbau Doc: antara foto
Ket. Populasi kerbau di Lebak, Banten.

LEBAK - Kepala Bidang Bina Usaha dan Kelembagaan Peternakan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lebak Rieyan Dermawan mengatakan pemerintah daerah terus memperkuat pengembangan peternakan kerbau melalui penerapan teknologi inseminasi buatan (IB) untuk meningkatkan populasi ternak dan produktivitas usaha masyarakat.

Menurut Rieyan Dermawan di Lebak, Sabtu (25/7), peternakan kerbau hingga kini masih menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat desa di Kabupaten Lebak. Populasi kerbau saat ini mencapai sekitar 15 ribu ekor dan diproyeksikan terus bertambah melalui pemanfaatan teknologi reproduksi yang lebih modern.

"Ke depan dikembangkan teknik budidaya yang lebih baik agar populasi kerbau terus meningkat melalui kelahiran anakan sehingga mendukung upaya swasembada daging kerbau," katanya.

Selain peningkatan populasi, pemerintah daerah juga menilai modernisasi budidaya menjadi langkah penting karena sebagian besar peternak masih menerapkan pola pemeliharaan tradisional.

Penerapan teknologi reproduksi diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan populasi sekaligus meningkatkan produktivitas usaha peternakan rakyat.

Kerbau yang dipelihara masyarakat merupakan jenis kerbau lumpur dengan bobot dewasa berkisar 500 hingga 700 kilogram sehingga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi di pasaran.

Di tingkat peternak, usaha ternak kerbau masih menjadi sumber pendapatan utama keluarga. Asep (50), peternak di kawasan perkebunan kelapa sawit Rangkasbitung, mengatakan usaha yang telah dijalankan selama sekitar dua dekade mampu meningkatkan taraf hidup keluarganya.

Ia mengelola sekitar 45 ekor kerbau yang digembalakan setiap hari di kawasan perkebunan yang memiliki ketersediaan hijauan pakan melimpah.

Menurut Asep, setiap tahun dirinya dapat menjual sekitar lima ekor kerbau dengan nilai penjualan mencapai sekitar Rp150 juta. Hasil usaha tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga, membangun rumah, hingga membiayai pendidikan dua anaknya sampai perguruan tinggi.

Hal serupa disampaikan Jamawi (60), peternak asal Solear, Kecamatan Maja, yang menilai peternakan kerbau masih menjadi usaha yang memberikan kepastian pendapatan bagi masyarakat pedesaan.

Ia memelihara sekitar 35 ekor kerbau dan rata-rata menjual lima ekor setiap tahun dengan nilai sekitar Rp150 juta. Harga kerbau berkisar Rp20 juta hingga Rp30 juta per ekor, bergantung pada ukuran dan kualitas ternak.

Menurut Jamawi, keberadaan kawasan perkebunan kelapa sawit memberikan keuntungan bagi peternak karena menyediakan hamparan rumput sebagai sumber pakan alami. Setiap hari ratusan ekor kerbau digembalakan di kawasan tersebut sehingga biaya pemeliharaan relatif lebih efisien.

Pengembangan peternakan kerbau dinilai memiliki prospek ekonomi yang besar karena tidak hanya menopang pendapatan rumah tangga peternak, tetapi juga mendukung penyediaan ternak potong di daerah.

Dengan penguatan teknologi budidaya, peningkatan populasi, serta pemanfaatan sumber daya pakan lokal, sektor peternakan kerbau di Kabupaten Lebak diharapkan semakin berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi pedesaan dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.