Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wali Kota Tangerang Tegas! Pelaku Pencemaran Sungai Cisadane Akan Ditindak.

📅 Sabtu, 25 Jul 2026, 06:22 WIB | Oleh:
Wali Kota Tangerang Tegas! Pelaku Pencemaran Sungai Cisadane Akan Ditindak. Doc: Antara Foto
Ket. Pemkot Tangerang pada hari ini, Jumat, melakukan susur sungai sebagai upaya memastikan tak ada pencemaran sungai cisadane.

Wali Kota Tangerang, Banten, Sachrudin berkomitmen menindak tegas  pelaku pencemaran Sungai Cisadane yang merupakan sumber kehidupan, sekaligus bahan baku utama air bersih bagi masyarakat

"Air adalah sumber kehidupan. Karena itu, kami mengajak masyarakat menjaga kebersihan sungai, merawat ekosistemnya, dan memastikan keberlangsungan sumber daya air bagi kehidupan kita semua," kata Wali Kota Sachrudin di kawasan Kampung Berkelir, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang, Jumat.

Melalui bidang pengawasan pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Wali Kota telah meminta dilakukan pemantauan dan pengecekan langsung ke Sungai Cisadane maupun pelaku usaha guna memastikan usaha yang dijalankan tak adanya pencemaran.

Ia juga mengatakan ajang Festival Cisadane tidak hanya merayakan budaya dan kebersamaan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi membersihkan sungai.

Apalagi Sungai Cisadane adalah investasi jangka panjang agar generasi mendatang tetap dapat menikmati lingkungan yang sehat dan lestari. Bahkan Sungai Cisadane telah menjadi ikon Kota Tangerang yang harus dijaga bersama.

"Pemkot Tangerang berkomitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan, khususnya ekosistem Sungai Cisadane. Aksi ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan, sekaligus investasi bagi masa depan," katanya.

Perlu diketahui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) telah menyegel tiga perusahaan yang diduga mencemari Sungai Cisadane, tepatnya di kawasan Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

"Ada tiga perusahaan atau industri yang sudah kami lakukan penyegelan karena tidak berizin," kata Kepala DLHK Provinsi Banten Wawan Gunawan.

Ia mengatakan penyegelan tiga perusahaan tersebut dilakukan setelah pihaknya melakukan investigasi dan penyelidikan terhadap perubahan warna pada air Sungai Cisadane.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.