Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS: Iran Kirim Misi Rahasia Garda Revolusi ke Yaman, Konflik Houthi-Arab Saudi Bakal Panas

📅 Kamis, 23 Jul 2026, 00:00 WIB | Oleh:
AS: Iran Kirim Misi Rahasia Garda Revolusi ke Yaman, Konflik Houthi-Arab Saudi Bakal Panas Doc: Istimewa
Ket. Kelompok Houthi mengumumkan blokade terhadap kapal-kapal yang memiliki kaitan dengan Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb. Jalur sempit yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden itu merupakan salah satu urat nadi perdagangan dunia.

MANILA – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat. Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menuduh Iran diam-diam menerbangkan personel Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) ke Yaman untuk memperkuat kelompok Houthi yang didukung Teheran.

Dari Fox News, pernyataan itu disampaikan Rubio saat menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri ASEAN di Manila, Filipina, Rabu (22/7). Menurutnya, penerbangan langsung dari Teheran ke Yaman membawa anggota IRGC dan personel lain yang kemudian memicu eskalasi baru antara Houthi dan Arab Saudi.

Namun, Rubio tidak mengungkap identitas penerbangan tersebut, jumlah personel yang diduga diterbangkan, maupun bukti yang mendukung tuduhannya.

Di saat yang sama, kelompok Houthi mengumumkan blokade terhadap kapal-kapal yang memiliki kaitan dengan Arab Saudi di Selat Bab el-Mandeb. Jalur sempit yang menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden itu merupakan salah satu urat nadi perdagangan dunia.

Houthi menyatakan aksi tersebut merupakan balasan atas pembatasan Saudi terhadap Yaman dan serangan terbaru di Bandara Sanaa yang mereka kuasai. Kelompok itu juga menuduh Arab Saudi menyerang bandara untuk menggagalkan kepulangan para pemimpin Houthi dari Iran.

Rubio membantah tuduhan tersebut. Ia justru menegaskan bahwa penerbangan dari Iran digunakan untuk mengangkut personel IRGC ke Yaman.

Tak lama setelah insiden itu, Houthi meluncurkan rudal dan drone ke Bandara Internasional Abha di Arab Saudi, memicu salah satu konfrontasi paling serius antara kedua pihak dalam beberapa tahun terakhir.

Rubio mengatakan Washington terus berkoordinasi dengan Riyadh mengenai ancaman Houthi. Menurutnya, setiap upaya mengganggu pelayaran di Laut Merah akan berdampak besar terhadap ekonomi global.

"Setiap pembatasan terhadap pelayaran di Laut Merah akan menjadi masalah serius, sama seperti yang terjadi di Selat Hormuz. Kami mengawasi situasi ini dengan sangat cermat," ujar Rubio.

Pemerintah Arab Saudi pun menegaskan akan menjaga Selat Bab el-Mandeb tetap terbuka dan siap merespons setiap ancaman terhadap kapal-kapal komersial.

Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur strategis yang menghubungkan Eropa dan Asia melalui Terusan Suez. Sekitar 12 persen perdagangan global dan hampir seperempat lalu lintas peti kemas dunia melewati jalur tersebut. Nilainya semakin penting setelah konflik AS-Iran mengganggu lalu lintas pelayaran di Selat Hormuz, sehingga Arab Saudi semakin bergantung pada rute Laut Merah untuk mengekspor minyak.

Media yang dikelola Houthi mengklaim sedikitnya enam kapal telah mengubah haluan setelah menerima peringatan dari kelompok tersebut. Namun, klaim itu belum dapat diverifikasi secara independen.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan ancaman terbaru Houthi sejauh ini belum berdampak nyata. Meski demikian, ia menegaskan Washington siap bertindak jika ancaman tersebut benar-benar diwujudkan.

Sementara itu, tuduhan Rubio muncul ketika militer AS terus menggempur sasaran di Iran. Komando Pusat AS menyebut serangan terbaru menargetkan hanggar pesawat dan fasilitas penyimpanan drone milik Iran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.