Papandayan Jadi Magnet Wisata Garut, Jumlah Pengunjung Tertinggi Selama Liburan Sekolah
Selasa, 21 Jul 2026, 08:45 WIBGARUT â Pengembangan destinasi wisata di kawasan Gunung Papandayan tidak hanya memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal melalui peningkatan kunjungan wisatawan, penciptaan lapangan kerja, dan tumbuhnya usaha mikro di sekitar kawasan.
Namun, pengembangan tersebut perlu diimbangi dengan prinsip keberlanjutan agar kelestarian ekosistem pegunungan tetap terjaga.
Dengan pengelolaan yang tepat, Gunung Papandayan berpotensi menjadi destinasi wisata alam unggulan yang mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan.
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebutkan destinasi wisata di kawasan Gunung Papandayan paling banyak dikunjungi wisatawan selama musim libur sekolah dibandingkan dengan destinasi wisata lainnya di Garut.
"Kemarin (musim libur sekolah) justru agak bergeser ke Papandayan, akumulasinya juga cukup bagus," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika kepada wartawan di Garut, Senin (20/7).
Ia mengatakan destinasi wisata di Kabupaten Garut cukup beragam di antaranya wisata danau, pemandian air hangat, pantai, gunung, dan juga wisata alam lainnya.
Disparbud Garut mencatat jumlah kunjungan wisatawan saat momentum libur sekolah tahun 2026 sebanyak 175.351 orang dengan rincian destinasi wisata dengan tingkat kunjungan peringkat pertama yakni Tepas Papandayan sebuah wisata desa yang menyajikan kolam renang, pemandangan alam, dan perkemahan dengan angka kunjungan 47.175 orang.
Selanjutnya Taman Wisata Alam Gunung Papandayan masuk peringkat kedua sebanyak 35.684 orang, selanjutnya peringkat ketiga destinasi wisata Taman Air Sabda Alam di kawasan Cipanas Garut sebanyak 16.153 orang, sisanya angka kunjungan terbagi ke destinasi wisata Situ Cangkuang, Bagendit, dan pantai.
"Tepas Papandayan dengan Gunung Papandayan kemarin bagus, kalau di pantai selatan agak kurang, agak turun, agak turun dibanding dengan tahun kemarin," katanya.
Ia menyampaikan, musim libur sekolah tidak terlalu ramai seperti musim libur Tahun Baru maupun Hari Raya Idul Fitri yang cenderung setiap harinya ramai karena orang tua maupun anaknya libur.
Sedangkan musim libur sekolah, kata dia, hanya anaknya yang libur, sedangkan orang tuanya bekerja, sehingga terpantau kunjungan lebih ramai saat libur akhir pekan.
"Tapi secara akumulatif lumayan berkontribusi lah, lebih tinggi dari liburan tahun kemarin," katanya.
- Gunung Papandayan
- Disparbud Garut
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gunung Papandayan di Garut Jadi Favorit Wisatawan Selama Libur Nataru
-
Resmi Dimulai Kembali Jam Bebas Kendaraan di Rasuna Said Mulai 7 Juni
-
Airlangga Hartarto Ungkap Strategi Jaga Pertumbuhan Ekonomi 5 Persen pada 2025
-
Wagub Rano: Harapannya Sekolah di Jakarta Cepat Kembali Normal Usai PJJ Akibat Demo
-
Agrowisata Tepas Papandayan dikelola BUMdes
-
Puasa Intermiten Aman Dilakukan, Tapi Bukan untuk Semua Orang
-
21 Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Desa Palengaan Pamekasan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.