Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Pastikan Layanan Angkutan Perintis Berlanjut

📅 Senin, 20 Jul 2026, 16:20 WIB | Oleh:
Pemerintah Pastikan Layanan Angkutan Perintis Berlanjut Doc: RRI/Zahrotin Aljannah
Ket. Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi

JAKARTA - Pemerintah menyepakati tambahan anggaran untuk menjaga keberlangsungan layanan angkutan perintis yang dioperasikan PT ASDP Indonesia Ferry dan PELNI. Keputusan tersebut diambil dalam rapat bersama pimpinan DPR RI, Komisi V DPR RI, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Keuangan.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, mengatakan tambahan anggaran tersebut menjadi prioritas pemerintah. Ia menilai, layanan angkutan perintis menyangkut kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal atau 3T.

"Yang pertama bukan masalah angkanya, tetapi ini bentuk prioritas dan atensi utama. Kami putuskan bersama-sama untuk langsung memenuhi kebutuhan anggaran yang dihadapi ASDP maupun PELNI," ujar Prasetyo usai rapat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (20/7).

Pemerintah sendiri menyetujui tambahan anggaran sekitar Rp139 miliar untuk ASDP dan sekitar Rp70 miliar bagi PELNI. Selain itu, pemerintah juga menyepakati penyelesaian skema pendanaan bagi DAMRI agar layanan transportasi perintis darat tetap berjalan.

"Kebutuhan sekitar Rp139 miliar untuk ASDP dan kurang lebih Rp70 miliar untuk PELNI langsung kami berikan persetujuan. Secara prinsip apa yang diajukan tadi bisa kami sepakati bersama-sama," ujar dia.

Prasetyo menjelaskan, pemerintah juga akan mempercepat penyempurnaan mekanisme pendanaan bersama Kementerian Perhubungan dan Kementerian Keuangan. Langkah tersebut dilakukan agar proses administrasi tidak menghambat pelayanan kepada masyarakat.

"Tidak hanya masalah anggarannya, tetapi juga masalah mekanismenya untuk memastikan proses administratif tidak mengganggu pelayanan kepada publik. Intinya administrasinya kita cari supaya bisa dipercepat," kata dia.

Ia memastikan, layanan angkutan perintis yang sempat menjadi perhatian masyarakat kini telah kembali beroperasi. Menurut dia, pemerintah akan terus mengawal keberlangsungan pelayanan transportasi bagi masyarakat di wilayah 3T. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.