Dubes Tiongkok Dukung UMKM Indonesia Ekspansi ke Pasar Tiongkok yang Berpenduduk 1,4 Miliar Jiwa

Senin, 20 Jul 2026, 14:30 WIB

Jakarta - Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Wang Lutong menyatakan dukungannya terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia untuk memperluas ekspansi ke pasar Tiongkok yang memiliki sekitar 1,4 miliar penduduk.

Menurut Wang, langkah tersebut tidak hanya akan meningkatkan daya saing dan kapasitas UMKM Indonesia, tetapi juga memperkaya pilihan produk di pasar regional maupun global.

Ket. Foto: Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani (tengah), didampingi Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Najamudin dan Duta Besar China untuk Indonesia Wang Lutong, seusai mengikuti agenda gelar griya Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta, Rabu (15/7). — Sumber: Antara

"Kami mendukung UMKM Indonesia dalam melakukan ekspansi internasional yang tidak hanya meningkatkan kapasitas pengembangan dan daya saing mereka, tetapi juga memperkaya ragam produk di pasar kawasan dan global," kata Wang  beberapa waktu lalu.

Wang menilai UMKM merupakan salah satu penggerak utama pembangunan ekonomi nasional karena mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, Tiongkok memiliki sekitar 400 juta penduduk kelas menengah yang terus meningkat permintaannya terhadap produk berkualitas tinggi dan beragam. Selama ini, konsumen di negara tersebut telah mengenal Indonesia sebagai penghasil berbagai komoditas unggulan, mulai dari produk pertanian, hasil kelautan, kerajinan tangan, hingga produk ramah lingkungan.

Menurut Wang, kondisi tersebut membuka peluang besar bagi UMKM Indonesia untuk memperluas pemasaran ke Tiongkok. Ia juga mencatat semakin banyak pelaku UMKM Indonesia yang mulai menjajaki pasar negara tersebut.

Untuk mendukung upaya tersebut, pemerintah Tiongkok mengundang pelaku UMKM Indonesia berpartisipasi dalam berbagai inisiatif perdagangan, seperti program "Ekspor ke Tiongkok", "Berinvestasi ke Tiongkok", serta berbagai pameran dagang berskala nasional di negara itu.

"Dengan keikutsertaan mereka, pelaku usaha Indonesia akan dapat menciptakan produk berkualitas tinggi dengan karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan pasar Tiongkok," ujar Wang.

Selain itu, Wang meyakini kerja sama UMKM Indonesia dan Tiongkok akan semakin erat setelah kedua negara menghubungkan sistem pembayaran lintas batas berbasis kode QR.

Menurutnya, interoperabilitas antara sistem QRIS Indonesia dan sistem pembayaran QR di Tiongkok akan menekan biaya transaksi lintas negara, meningkatkan efisiensi perputaran modal, serta menghadirkan sistem pembayaran yang lebih praktis, aman, dan efisien.

"Hal tersebut akan menunjang kenyamanan pembayaran antara kedua negara, menciptakan momentum baru bagi pengembangan UMKM dan kerja sama ekonomi-perdagangan bilateral, serta mendorong konsumsi," katanya.

Wang juga menegaskan komitmen Tiongkok untuk terus membuka peluang kerja sama melalui pembangunan berkualitas tinggi dan kebijakan keterbukaan ekonomi yang memberikan manfaat bagi berbagai negara, termasuk bagi pelaku UMKM Indonesia.

  • UMKM Indonesia

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.