Bantuan Air Bersih untuk Warga Terdampak Krisis Air di Cilegon
Minggu, 19 Jul 2026, 23:50 WIBSerang - Kepolisian Resor (Polres) Cilegon bergerak cepat menyalurkan puluhan ton air bersih untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis air akibat musim kemarau di wilayah hukum Polsek Pulomerak, Cilegon, Banten.
Kapolres Cilegon AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga, melalui keterangannya di Serang, Minggu, mengatakan aksi sigap kemanusiaan ini ditujukan untuk meringankan beban warga di daerah perbukitan yang mulai kesulitan mengakses air bersih untuk kebutuhan konsumsi maupun MCK (Mandi, Cuci, Kakus) sejak akhir Juni 2026.
Ia mengatakan bahwa seluruh proses pendistribusian air berjalan dengan sangat tertib berkat kerja sama yang solid antar instansi.
"Penyaluran bantuan air bersih hari ini berjalan aman dan lancar. Sasaran utama kami adalah masyarakat terdampak, dengan prioritas khusus bagi lansia, balita, serta warga yang kurang mampu," ujarnya.
Langkah respons cepat kepolisian ini mendapat dukungan penuh dari lintas sektor, seperti Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Dinas Perkim, Perumda Cilegon Mandiri (CM), hingga dunia usaha seperti PT PLN IP UBP Cilegon, CV Doa Ibu, dan lembaga sosial kemasyarakatan.
Di Kelurahan Mekarsari, kolaborasi ini berhasil memasok puluhan ton air bersih ke beberapa titik krusial, seperti di Lingkungan Tembulum, Gunung Batur 1, dan Gunung Batur 2. Pasokan ini dipastikan akan terus bertambah seiring adanya komitmen bantuan susulan sebanyak 10 tangki dari Perumda CM.
Untuk Kelurahan Suralaya, bantuan air sebanyak 32 ton disalurkan ke Lingkungan Cisalak 1 dengan menggunakan armada Disperkim. Sementara untuk Lingkungan Cisuru dilaporkan sudah mandiri air bersih berkat adanya fasilitas sumur bor yang memadai.
Kondisi kondusif juga terlihat di wilayah perbukitan Kelurahan Lebakgede. Dari 6 RT yang ada, sebanyak 5 RT sudah relatif aman karena telah terkoneksi dengan jaringan pipa air Perumda CM langsung ke rumah-rumah. Adapun satu RT yang masih dalam proses pengerjaan, kebutuhan airnya dipasok secara aman dari Gunung Penawen.
Sementara itu, Kapolsek Pulomerak Kompol Ambarita, menambahkan kelancaran aksi sosial jangka pendek ini menjadi pemantik bagi kepolisian dan pemerintah daerah untuk segera merealisasikan solusi jangka panjang yang berkelanjutan.
"Sinergi yang baik hari ini memotivasi kami untuk mendorong program pembuatan sumur bor baru dan sistem penampungan air hujan, demi memastikan pasokan air bersih bagi warga Pulomerak tetap aman di masa depan," ucapnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Messi Nilai Prancis, Spanyol, dan Brasil Jadi Ancaman Besar Argentina di Piala Dunia 2026
-
Amiruddin Minta PSSI Sumut Introspeksi Diri
-
Polres Garut Selidiki Kasus Santriwati yang Menjadi Korban Asusila Pimpinan Pondok Pesantren
-
Sambut Idul Adha, Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Islam Tingkatkan Amalan Ibadah
-
BP3MI NTT Catat 63 Jenazah PMI telah Dipulangkan pada 2026
-
Latvia: Permata Baltik yang Masih Lestari hingga Pemilik Internet Tercepat
-
Neo+ Airport Jakarta Hadirkan 21 Vendor di Wedding Open House Bloom & Beyond
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.