Ratusan Ekor Burung Hasil Sitaan di Bakauheni Dilepasliarkan ke Habitatnya

Sabtu, 18 Jul 2026, 13:37 WIB

LAMPUNG SELATAN - Sebanyak 977 burung yang merupakan hasil penindakan petugas gabungan terhadap upaya penyelundupan satwa liar tanpa dokumen resmi di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, dilepasliarkan ke habitat alaminya setelah dipastikan dalam kondisi sehat dan layak kembali ke alam.

Kepala Satuan Pelayanan (Satpel) Pelabuhan Bakauheni Karantina Lampung Ahmad Setianegara di Lampung Selatan, Sabtu, mengatakan pelepasan burung dilakukan di kawasan hutan lindung Register 3, Gunung Rajabasa, Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, untuk memastikan satwa dapat langsung beradaptasi dan menjaga keseimbangan ekosistem.

Ket. Foto: Petugas gabungan saat melakukan pelepasliaran burung ke habitat alaminya setelah dipastikan dalam kondisi sehat dan layak kembali ke alam. — Sumber: ANTARA

“Total ada 977 burung hasil sitaan dari bus kemarin telah resmi dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya. Setelah dilakukan identifikasi layak dan memenuhi standar untuk dilepasliarkan,” kata Ahmad Setianegara.

Ia menjelaskan pelepasliaran dilakukan sebagai bagian dari upaya penyelamatan satwa liar, sekaligus menjaga kelestarian keanekaragaman hayati setelah burung-burung tersebut diamankan dalam operasi pengawasan terpadu di Pelabuhan Bakauheni. Burung-burung tersebut akan dikirim ke Pulau Jawa tanpa dilengkapi dokumen resmi.

“Langkah ini penting tidak hanya untuk mengembalikan fungsi ekologis mereka di alam, tetapi kami juga mengirimkan pesan tegas bahwa segala bentuk perdagangan satwa liar ilegal tidak akan diberi ruang,” ucapnya.

Dia menegaskan sinergi antara kepolisian, karantina, serta instansi terkait, akan terus diperkuat untuk memperketat pengawasan terhadap lalu lintas satwa di pintu gerbang Pulau Sumatera, sehingga upaya penyelundupan dapat dicegah sejak dini.

Selain sebagai penegakan hukum, langkah tersebut juga bertujuan memastikan satwa liar tetap lestari di habitat alaminya serta mencegah potensi penyebaran hama dan penyakit hewan melalui lalu lintas satwa yang tidak memenuhi persyaratan karantina.

“Kami mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penggagalan ini. Letak Lampung sebagai gerbang Sumatra akan terus kami perketat agar jalur penyelundupan seperti ini bisa kita putus bersama,” ujar Ahmad Setianegara.

  • Satwa Dilindungi

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Oknum Kades Sukabumi Diamankan Polisi, Diduga Terlibat Penganiayaan hingga Korban Meninggal.

Usai Kecelakaan, Perjalanan Kembali Normal untuk Jalur KRL ke Tangerang

Badan Geologi Nyatakan Asap di Gunung Raung Disebabkan Kebakaran Lahan Bukan Erupsi

Mentan Pastikan Stok Beras untuk Pengungsi Gempa NTT Cukup hingga Setahun.

IHSG Hari Ini Menguat Mengikuti Bursa Asia, Dipicu Kebijakan "Buyback" Obligasi AS

Antusias dan Suka-cita Daerah Sambut Alih Status PPPK, Apa Alasannya?

Padang Pariaman Raih Peringkat 1 Sumbar dan 7 Nasional dalam Pengelolaan JDIH.

BPBD: 170 Unit Rumah Rusak akibat Cuaca Ekstrem yang Terjadi di Medan

Utang AS Lampaui 40 Triliun Dollar, Rekor Tertinggi dalam Sejarah

Transjakarta Operasikan Armada Bantuan karena KRL Bogor-Jakarta Kota Alami Gangguan

KRL Commuter Tabrak Orang di Dekat Stasiun Tebet, Transjakarta Bantu Angkut Penumpang

Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Ganja via Media Sosial di Balikpapan.

Gangguan KRL Bikin Penumpang Terdampak, Transjakarta Langsung Operasikan Armada Bantuan

KPK Ungkap Dugaan Pengondisian Audit BPK di Wilayah Lain Sumatera Selatan.

El Nino Mengganas, Honduras Tetapkan Status Darurat Kekeringan

Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro

Kemenag Satukan Guru Lintas Agama dalam Konfederasi Profesi Guru 2026–2030.

Namanya Mirip, Band Metal Demon Hunter Gugat Netflix terkait Pelanggaran Merek Dagang "Kpop Demon Hunters"

Bandara Kertajati Disiapkan Jadi Tempat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU.

Harga Emas Antam Naik Rp80.000 Menjadi Rp2,725 Juta/Gr pada Kamis

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.