Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UMKM Bangka Belitung Tembus Pasar Inggris, Karantina Dampingi Ekspor Daun Bambu Kering.

📅 Jumat, 17 Jul 2026, 13:36 WIB | Oleh:
UMKM Bangka Belitung Tembus Pasar Inggris, Karantina Dampingi Ekspor Daun Bambu Kering. Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti menyerahkan piagam penghargaan kepada pelaku UMKM yang berinovasi mengekspor daun bambu kering dan komoditas unggulan daerah itu.

Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendampingi pelaku UMKM ekspor daun bambu kering ke Inggris, guna meningkatkan ekspor komoditas unggulan daerah itu di pasar internasional.

"Pendampingan ini untuk memastikan daun bambu kering sudah memenuhi persyaratan yang ditetapkan negara tujuan ekspor," kata Kepala Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan berdasarkan data hingga Juni 2026, Karantina Kepulauan Bangka Belitung telah melakukan pendampingan ekspor daun kering bambu sebanyak 122 kilogram tujuan Inggris, sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM di daerah ini.

"Kami siap mengawal dan membantu pelaku UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya secara kompetitif, berdaya saing dengan produk berstandar Kesehatan dan jaminan mutu serta kualitas yang sesuai peraturan berlaku," ujarnya.

Ia menegaskan dalam meningkatkan ekspor komoditas unggulan di daerah ini, Karantina Provinsi Kepulauan Babel bersama instansi dan lembaga terkait lainnya melakukan pelayanan secara terpadu yang terintegrasi di border, agar masyarakat dan pelaku UMKM mudah melakukan ekspor produknya di pasar intenasional.

"Kami siap memberikan pelayanan dan informasi bahwa sistem permohonan ekspor ini cukup satu kali yang selanjutnya akan dilayani secara bersama-sama dengan instansi terkait lainnya," katanya.

Selain itu, Karantina juga berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan varietas-varietas atau produk komoditas yang baru untuk go ekspor.

"Kita terus mendorong pelaku UMKM menggali potensi ekspor komoditas-komoditas baru lainnya yang tidak membutuhkan prosesing rumit, mudah dicari, ditemukan dan semua elemen masyarakat ikut berwirausaha mengembangkan produk baru tersebut, seperti daun bambu, daun ketapang, manggis dan buah cemara laut yang banyak terdapat di Provinsi Kepulauan Babel ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Ekonomi
Pemerintah lunasi utang obl...
Rona
Seniman Den Baguse Ngarso t...
Ekonomi
Kementerian ESDM menjamin s...
Ekonomi
Permintaan tabung oksigen d...
Megapolitan
Agro eduwisata tanaman kopi...
Advertisement
Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

Mengagetkan, Ombudsman RI Temukan Fasilitas Berstandar Apartemen di Lapas Cibinong, Kabupaten Bogor

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.