Pemkab Merangin Perkuat Kolaborasi Cegah Geng Motor, Libatkan Sekolah hingga Forkopimda
Kamis, 16 Jul 2026, 04:30 WIBMerangin, Jambi - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin, Jambi membangun kolaborasi melibatkan forum komunikasi pimpinan daerah, koordinator wilayah badan intelijen negara bersama kepala sekolah dan siswa mengantisipasi fenomena geng motor masuk ke wilayah tersebut.Â
Bupati Merangin Muhammad Syukur di Bangko, Rabu (15/7), menyatakan pihaknya menyambut baik komitmen bersama ini dan mendukung inisiasi Polres Merangin dalam menjaga keamanan wilayah.Â
"Alhamdulillah, di Merangin tidak ada geng motor. Merangin adalah kabupaten tua yang masih menjunjung tinggi adat istiadat dan warganya terkenal ramah. Kalau ada tamu, pasti dijamu makan," ungkapnya.Â
Menurut Syukur, Merangin merupakan wilayah dengan tingkat keamanan cukup baik, hal itu didukung dengan keberadaan puluhan pondok pesantren.
Kondisi itu menjadikan Merangin sebagai kabupaten dengan jumlah pondok pesantren terbanyak di Provinsi Jambi.Â
Meski ditopang dengan keberadaan pondok pesantren, ia tetap mengimbau seluruh elemen masyarakat tetap peduli terhadap masa depan generasi muda.Â
"Saya yakin, yang melakukan kekejian seperti itu geng motor bukan karakter orang Merangin. Kalau pun ada, kejadiannya pasti itu di bawah pengaruh alkohol atau zat terlarang lainnya. Ini yang harus kita antisipasi bersama," tegasnya.
Sementara itu, Kapolres Merangin AKBP Kiki Firmansyah Efendi menegaskan bahwa saat ini situasi di Kabupaten Merangin sejauh ini masih kondusif.Â
"Di Merangin tidak ada geng motor, yang ada adalah komunitas motor. Bedanya jelas, geng motor itu identik dengan kekerasan, tindakan anarkis, dan perbuatan yang merugikan masyarakat serta mengarah ke tindak kriminal," kata Kapolres.
Meski wilayah Merangin saat ini bersih dari aktivitas geng motor, Kapolres mengingatkan pentingnya deteksi dini.
Melalui deteksi dini kepada komunitas motor yang ada di Merangin, supaya tidak ada penyimpangan mengarah kepada tindakan kriminal seperti kelompok geng motor yang akhir-akhir ini marak terjadi di sejumlah wilayah di Jambi.
Sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga ketentraman daerah, acara diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas menolak segala aktivitas geng motor di Kabupaten Merangin.
Penandatanganan tersebut dilakukan Bupati Merangin, unsur Forkopimda, MUI, Kepala Dinas Pendidikan, koordinator wilayah badan intelijen negara, perwakilan kepala sekolah yang hadir.Â
Melalui komitmen bersama ini, seluruh pihak sepakat untuk bersinergi mengawasi dan membimbing para remaja agar terhindar dari pergaulan negatif di jalanan.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.